Pemilu 2019

Soroti Data di Sidalih, Bawaslu Kalbar Akan Laporkan ke Bawaslu RI.

Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menyoroti data yang ada di Sidalih.

Soroti Data di Sidalih, Bawaslu Kalbar Akan Laporkan ke Bawaslu RI.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza 

Soroti Data di Sidalih, Bawaslu Kalbar Akan Laporkan ke Bawaslu RI.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menyoroti data yang ada di Sidalih.

Hal ini lantaran data di Sidalih belun terkunci, padahal DPTb telah ditetapkan.

"Yang pertama terkait pergerakan data di Sidalih, kita tadi konfirmasi ke KPU, apakah data yang sekarang ini sudah fiks, kan tadi dijelaskan bahwa itu data masih bergerak hingga tanggal 22 Maret, karena masih diotorisasi KPU RI. Tapi bahw kunci tidak ada lagi pemilih yang bisa mendaftar sebagai DPTb atau pindah memilih, sudah dikunci sama KPU, ini memang diinternal KPU sendiri di Indonesia maka potensi untuk adanya penambahan DPTb itu juga sangat mungkin terjadi karena ada data yang bergerak, ini yang kita khawatirkan," terangnya, Kamis (21/03/2019?.

Baca: Yayasan Alkadrie Center Peduli Kasih Angkat 7 Anak Asuh Dari Ketapang dan KKU

Baca: Cari Handling Pintu Berkualitas, Dumont Mereknya di Studio Bangunan

Baca: FOTO: Puluhan Payung Warna-warni Hingga Lihat Posisi Matahari Dalam Acara Pesona Kulminasi

Baca: LIGA CHAMPION: Ditanya Maukah Latih Timnas Indonesia? Begini Jawaban Legenda Barcelona Carles Puyol

"Kita tidak mengkonfirmasi ini ke KPU RI, jadi mungkin nanti di KPU RI akan ada perbaikan jika data itu masih bergerak, tentu ini juga harus kita sampaikan juga ke Bawaslu RI, jika masih ada pergerakan disidalihnya maka Bawaslu RI yang akan menyampaikan ke KPU RI," lanjut Faisal.

Artinya, kata dia, Bawaslu juga memastikan misalnya terkait penambahan TPS.

"Sudah kita lakukan Bawaslu Kabupaten Kota, pelayanan KPU untuk pemilih tambahan khususnya didaerah-daerah yang terkonsentrasi," bebernya.

"Kalau kita lihat data masuk dan keluar yang disampaikan KPU, kita masih melihat kewajaran, kecuali ada beberapa titik yang memang terkonsentrasi seperti perusahaan maupun dilapas," katanya.

Hal ini karena, lanjut Faisal, juga terkait dengan siapa KPPSnya, dan pengawas TPSnya

"Jadi saya kira dalam konteks ini pengawasan kita ingin memastikan bahwa data pindah memilih sesuai dengan Sidalih, itu yang kita pastikan pengawasannya," tuturnya.

"PTPSnya jelas bertambah lagi, jadi tentu kita harus siapkan juga PTPS kita, kan juga masih diperpanjang," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved