Citizen Reporter

Pemblokiran Dicabut, Warga Komplek Handayani Permai Ucap Terimakasih ke Ombudsman Kalbar

Ia juga berharap, semoga Ombudsman Kalbar semakin maju dan bermanfaat untuk masyarakat Kalbar.

Pemblokiran Dicabut, Warga Komplek Handayani Permai Ucap Terimakasih ke Ombudsman Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Warga dan Kapolresta Kota Pontianak, berserta Ombudsman Kalbar saat penyelesaian sengketa sertifikat tanah di komplek Handayani Permai. 

Citizen Reporter

Koordinator warga Komplek Handayani Permai Kabupaten Kubu Raya, Sahjon H Harahap

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga Perumahan Komplek Handayani Permai, Desa Pal IX, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya berlega hati.

Pasalnya, permasalahan yang sudah hampir 8 tahun dialami akhirnya bisa diselesaikan melalui penanganan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. 

Permasalahan bermula dari diblokirnya Sertipikat Tanah perumahan Komplek Handayani Permai oleh Polresta Pontianak Kota melalui suratnya kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya pada bulan Juli 2011.

Pemblokiran tersebut dilakukan, dengan dasar laporan pemalsuan dan penyerobotan tanah yang ditangani Polresta Pontianak Kota sejak Tahun 2008. 

Dugaan tindak pidana tersebut dilakukan oleh orang lain dan tidak ada hubungannya dengan warga perumahan Komplek Handayani Permai.

Baca: Sultan Pontianak Persilahkan Pihak Lain Silaturahmi, Melvin: Dukungan Tetap Prabowo-Sandi

Baca: Aswin: HAM Melekat Pada Manusia dari Lahir Sampai Wafat

Satu di antara warga yang turut melaporkan kasus tersebut, Eko Novianto mengatakan, pemblokiran tersebut dirasa sangat merugikan hak warga. Terutama dalam hal balik nama sertipikat dari BTN kepada nasabah yang sudah lunas. 

Balik nama atau tindakan hukum lainnya terhadap tanah tersebut tidak dapat dilakukan warga, karena sertifikat Induknya diblokir oleh Polresta Pontianak Kota.

Melalui rapat konsiliasi dan penanganan yang baik dari Ombudsman Kalbar akhirnya dengan pertimbangan kemanusiaan dan mengedepankan kepentingan masyarakat banyak, dengan bijaksana Polresta Pontianak Kota meminta pencabutan blokir atas sertipikat tanah perumahan Komplek Handayani Permai pada Februari 2019.

Hal itu juga telah ditindaklanjuti oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya dengan menghapus catatan blokir dalam sertipikat induk perumahan komplek handayani permai dan pemecahannya, Maret 2019.

“Saya, mewakili seluruh warga perumahan Komplek Handayani Permai mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman Kalbar yang telah membantu warga sehingga permasalahan yang sudah dialami sejak 8 tahun yang lalu telah memperoleh penyelesaian,” kata Eko.

Ia juga berharap, semoga Ombudsman Kalbar semakin maju dan bermanfaat untuk masyarakat Kalbar.

Penulis: Bella
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved