Pertamina Bakal Skorsing Pangkalan di Sintang yang Pasok Gas Elpiji 3 KG ke Pelaku Usaha

Chaker Jr SE LPG Rayon VI, Ari Sulistiyanto mewakili Pertamina Cabang Sintang ikut dalam kegiatan Razia Gabungan

Pertamina Bakal Skorsing Pangkalan di Sintang yang Pasok Gas Elpiji 3 KG ke Pelaku Usaha
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Petugas Satpol-PP Kabupaten Sintang mengecek penggunaan gas elpiji 3 kilogram yang digunakan oleh salah satu warung makan di Jalan Lintas Melawi, Kabupaten Sintang, Jumat (15/3/2019) kemarin. 

Pertamina Bakal Skorsing Pangkalan di Sintang yang Pasok Gas Elpiji 3 KG ke Pelaku Usaha

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Chaker Jr SE LPG Rayon VI, Ari Sulistiyanto mewakili Pertamina Cabang Sintang ikut dalam kegiatan Razia Gabungan Penyalahgunaan Gas Elpiji 3 Kilogram bersama dengan Disperindagkop dan UKM Sintang dan Satpol-PP Sintang.

Dalam razia tersebut, dirinya melihat sendiri bagaimana para pelaku usaha, khususnya warung makan yang cukup besar menggunakan Gas Elpiji 3 Kilogram bersubsidi saat memasak.

"Kita akan bina secara bertahap. Terhadap yang kedapatan pakai elpiji 3 kilogram, kita ganti dengan tabung 5.5 kilogram non subsidi. Jadi dua tabung 3 kilo tukar satu tabung 5.5 kilo dan ada tambahan biaya Rp.120 ribu," jelasnya, Jumat (15/3/2019) sore.

Baca: Juergen Klopp Ungkap Masalah Liverpool Selama 10 Tahun Terakhir

Baca: Bernard: Persaiangan Pelatnas Sea Games 2019 Cukup Berat, Ini Alasanya

Baca: Mantan Ariel Tatum Ryuji Utomo & Shabrina Ayu Menikah, Netizen Ngeri Lihat Baju Mempelai Wanitanya

Untuk harga gas elpiji 3 kilogram bersubsidi di pasaran sendiri memang cukup murah, hanya Rp.16.500,- pertabung, sementara elpiji 5.5 kilogram Rp.82.000,- pertabung dan elpiji 12 kilogram Rp.167.000,- pertabung.

Namun memang untuk gas elpiji 3 kilogram bersubsidi ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu. Bukannya untuk para pelaku usaha.

"Sebenarnya memang yang 3 kilogram ini harga subsidi dan lebih murah. Jadi alasan mereka untuk menghemat biaya dengan menggunakan yang 3 kilogram. Tetapi yang 5,5 dan 12 kilogram juga tidak juga terlalu mahal," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga bakal mengambil tindakan tegas terhadap pangkalan gas elpiji 3 kilogram yang dengan sengaja memasok kepada para pelaku usaha.

"Kalau untuk agen kan ke Pangkalan nah di pangkalan ini biasanya. Jadi sanksi untuk pangkalan yang sengaja menyuplai ke rumah makan atau pelaku usaha lainnya akan kita kasi skorsing, minimal dua minggu pangkalan itu tidak kita disuplai," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved