Milad ke-19 Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Akan Libatkan Masyarakat Umum
Kedepannya kita akan adakan seminar kesehatan dalam beberapa bulan kedepan, dan akan dicanangkan untuk waktu seminar
Penulis: Anggita Putri | Editor: Tri Pandito Wibowo
Milad ke-19 Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Akan Libatkan Masyarakat Umum
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Adhisty Kharisma mengatakan Milad ke-19 Akfar kali ini sangat special karena banyak melibatkan masyarakat umum.
Milad Akfar sebenarnya jatuh pada 7 Februari dan Akpar berdiri pada tahun 2000 jadi sudah berusia 19 tahun.
Milad tahun ini sangat special banyak kegiatan yang bersifat melibatkan masyrakat umum, kalau dulu kegiatan hanya bersifat internal, tapi sekarang Akfar berkolaborasi dengan Stikes untuk berbagai kegiatan salah satunya bedah buku dan seminar nasional yang mendatangkan narasumber dari luar.
"Kedepannya kita akan adakan seminar kesehatan dalam beberapa bulan kedepan, dan akan dicanangkan untuk waktu seminar karena salah satu tujuan kita untuk publisitas juga ingin memperkenalkan kepada masyrakat lebih luas bahwa ada kampus Stikes dan Akfar di Pontianak," ujar Adhisty Kharisma usai bedah buku dan seminar nasional, selasa (5/3/2019).
Baca: Realisasi Rencana Pembangunan, Edi Kamtono Minta Kepada OPD Intens Koordinasi
Baca: TERPOPULER - Liga Champion 2019, Temuan Orok Bayi, Hingga Reino Blokir Instagram Nikita Mirzani
Baca: Hairiah Harap Peningkatan Mutu Pendidikan Hasilkan SDM yang Terserap Lapangan Kerja
Adhisty Kharisma mengatakan tujuan utama dari kolaborasi ini untuk menyatukan kedua perguruan ini menjadi satu, salah satu langkah prosesnya adalah mencoba mengkolaborasi kegiatan secara bersamaan.
"Saya menjabat jadi direktur 2016, Alhamdulillah sampai tahun 2018 peminat Akfar bertambah, walaupun tidak terlalu signifikan tapi angkanya selalu naik," ujarnya.
Untuk tahun ini Akfar juga melakukan promosi lebih gencar lagi ditambahkan promosi barang dengan Stikes Yarsi dalam rangka untuk meningkatkan daya minat dari calon mahasiswa.
"Mahasiswa aktif Akfar sampai saat ini sekitar 380 orang," ucapnya.
Eksistensi Akfar di masyrakat memang belum terlalu terkenal.Namun pihak kampus juga berupaya semaksimalkan mungkin, salah satunya dengan menerima berbagai mahasiswa kampus lain untuk melakukan penelitian di laboratorium Akfar.
Akfar juga melakukan pengabdian masyrakat dan ada desa binaan di Kabupaten Mempawah di Kecamatan Sadaniang dalam programnya adalah PHBS.
Adhisty Kharisma berharap kedepannya Akfar tambah eksis, mahasiswa bertambah, program kerja dapat lebih meningkat terkait kebutuhan masyarakat dan daya saing perguruan tinggi yang luas dan kebutuhan stake holder, serta permintaan masyarakat mengenai kompetensi lulusan semakin meningkat.
"Saya harap dengan adanya acara dan kegiatan ini masyarakat juga dapat percaya untuk menitipkan putra dan putrinya di kampus kami," tutup Adhisty Kharisma.