Warga Kecewa PLN Padamkan Listrik Sepekan 2 Kali
Terkait pemadaman aliran listrik di kawasan Pontianak kota pada Kamis (21/2/2019), Warga Jl Urai Bawadi kecewa PLN dalam sepekan mati kan listrik
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Madrosid
Warga Kecewa PLN Padamkan Listrik Sepekan 2 Kali
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait pemadaman aliran listrik di kawasan Pontianak kota pada Kamis (21/2/2019), Warga Jl Urai Bawadi kecewa PLN dalam sepekan mati kan listrik hingga dua kali dan nilai pekerjaan jaringan PLN lambat.
Selain itu warga merasa informasi pemadaman listrik yang di klaim terencana itu terlambat, seharusnya di informasikan satu hari sebelumnya.
"Kerjaan lelet, lagi pula tak ada informasi,"kata Akang warga Jl Urai Bawadi Pontianak kota saat di konfirmasi pada Kamis siang.
Pria yang berprofesi sebagai pedagang ini juga menuturkan pemadaman listrik di kawasan sekitar Jl Pangeran Natakusuma, Urai Bawadi ini telah terjadi dua kali dalam sepekan yakni pada Senin (18/2) dan Kamis (21/2).
Baca: Buka Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi, Midji: Pajak Hotel dan Restoran Perlu Perlakuan Khusus
Baca: Disnakertrans Kalbar Dorong Terciptanya UKM Usai Pemagangan dan Pelatihan
Baca: Excellence English Studio Punya Program Writing Class, Cocok Untuk Belajar Nulis Inggris
"Kalau informasi pemadaman yang kita terima hari ini dan pemadaman juga hari ini, kapan kita bisa persiapan, jujur saja stock bahan baku yang kita simpan di lemari pendingin jadi busuk, ya kita pedagang merugi,"kata pria asal Jawa Barat ini.
"Bulan lalu pemadaman karena pemangkasan, ini ada pekerjaan teknis, kenapa tidak sekalian, jadi padam listriknya sekali saja,"katanya.
Selain itu Dwi warga sekitar Jl Pangeran Natakusuma menuturkan pemadaman listrik yang di lakukan PLN tak sesuai di rencanakan, informasi pemadaman hanya sampai pukul 15.00 WIB atau pukul 16.00 WIB, tapi nyatanya sampai pukul 17.00 WIB lewat.
"Jangan PLN sering padamkan listrik, bukan tak mendukung pekerjaan, tapi jangan sering-sering juga terlebih jelang dan saat bulan puasa, karena menganggu pekerjaan rumah tangga,"pungkasnya.