Wismilak Foundation Peduli Pemiliharaan Sembilan Bangunan Ikonik

program ini bertujuan agar masyarakat dapat bersama-sama ikut merawat bangunan-bangunan bersejarah maupun bangunan dengan arsitektur ikonik

Wismilak Foundation Peduli Pemiliharaan Sembilan Bangunan Ikonik
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
Community Manager Wismilak Foundation, Edric Chandra, menyerahkan simbolis kepada Ketua Yayasan Vihara Paticca Samupadda Borneo, Herison, Selasa (19/2/2019). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Wismilak Foundation konsisten dan berperan aktif mendukung perayaan Cap Go Meh yang berfokus di Pontianak. Selain akan mendukung kegiatan Pawai Naga Bersinar, tahun ini Wismilak Foundation juga memberikan dukungan pemeliharaan bangunan ikonik di Singkawang dan Pontianak.

Baca: Midji Harap Industri Kecil Menengah Jadi Supplier Industri Besar

Baca: Hasilkan 8 Judul Penelitian Tahun 2018, Balitbang Kalbar Harap Berguna Bagi Kemajuan Masyarakat

Community Manager Wismilak Foundation, Edric Chandra, menjelaskan program ini bertujuan agar masyarakat dapat bersama-sama ikut merawat bangunan-bangunan bersejarah maupun bangunan dengan arsitektur ikonik di Indonesia. Tujuan ini sesuai dengan satu di antara pilar Wismilak Foundation, yaitu Peduli Budaya.

Sembilan bangunan ikonik menerima dukungan pemeliharaan Wismilak Foundation antara lain Vihara Dharma Bhakti Pontianak, Klenteng Sumber Cahaya Pontianak, Vihara Kwan Im Pontianak, Klenteng Nyien Shai Ja Pontianak, Vihara Paticca Samuppada Borneo Pontianak, Vihara Raja Surya Pontianak, Tri Dharma Hang Thian Siang Tie Kakap, Adhi Mokkha Singkawang, dan Vihara Tria Dharma Bumi Raya Pemangkat.

“Ada beberapa penilaian seperti sejarah dari bangunan, arsitek bangunan yang orisinil, dan pemeliharaan dari bangunan,” ungkap Edric yang ditemui saat menyerahkan bantuan kepada Vihara Paticca Samuppada Borneo, Selasa (19/2).

Seperti Vihara Paticca Samuppada Borneo Pontianak yang telah berdiri sejak 100 tahun lalu, dan telah beberapa kali mengalami perbaikan dan pembangunan kembali.

“Wismilak Foundation ini berkepentingan untuk menjaga warisan budaya, itu menjadi konsen kami,” ucapnya. Di tahun-tahun sebelumnya, kontribusi Wismilak Foundation tidak terbatas pada perhelatan Pawai Naga Bersinar saja.

Di tahun 2018 lalu, Wismilak memberikan dukungan safety equipment kepada Badan Pemadam Kebakaran Bhakti Raya, Jalan Sei Raya Pontianak, yaitu sebuah organisasi pemadam kebakaran swasta independen yang bekerja memadamkan api secara sukarela di kota Pontianak.

Di tahun 2017, beasiswa pendidikan juga diberikan kepada anak-anak komunitas pemadam kebakaran tersebut.

Cap Go Meh ini menjadi satu di antara momentum andalan Kota Pontianak untuk mendatangkan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan tujuan besar ini, lanjut Edric, rasanya kontribusi yang Wismilak Foundation berikan hanyalah setitik di antara kontribusi banyak pihak lainnya.

"Namun, yang lebih penting lagi kami bertekad untuk selalu mendukung kegiatan ini untuk target yang lebih besar lagi yaitu turut menciptakan keberkahan, kedamaian dan indahnya kehidupan bermasyarakat dalam keberagaman budaya di Indonesia,” pungkas Edric Chandra.

Ketua Yayasan Vihara Paticca Samupadda Borneo, Herison, menuturkan ungkapan terimakasih mewakili yayasan Vihara atas apresiasi yang diberikan oleh Wismilak Foundation. Oleh karena kepedulian dari lembaga tersebut terhadap Vihara yang terletak di Jl WR Suptratman tersebut.

Dia menuturkan di moment perayaan seperti saat ini, jumlah warga yang datang dan bersembahyang hingga 300-an per harinya.

“Untuk Vihara ini sudah sangat lama sekali, bahkan sejak Zaman Belanda. Nah, 30 tahun lalu dibangun kembali,” ungkapnya yang telah aktif di yayasan tersebut sejak 40 tahun silam. 

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved