Untung Harap Proses Adopsi Tak Dipersulit
Selama kurang lebih dua bulan, Untung dan isterinya mengurus ke Dinas Sosial Kubu Raya untuk mengadopsi bayi tersebut.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Tri Pandito Wibowo
Untung Harap Proses Adopsi Tak Dipersulit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Rabu (26/12/2018) sekira pukul 06.00 WIB lalu penemuan seorang bayi perempuan sempat menggegerkan warga Dusun Karya 1 RT3 RW2, Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Bayi perempuan itu ditemukan oleh keluarga Untung Slamet (47) didalam kardus kipas angin didepan pintu rumahnya saat anak sulungnya hendak mengeluarkan motor.
Selama kurang lebih dua bulan, Untung dan isterinya mengurus ke Dinas Sosial Kubu Raya untuk mengadopsi bayi tersebut.
Baca: Penemuan Bayi Dalam Kardus Gegerkan Warga di Sungai Ambawang, Begini Kesaksian Warga!
Baca: Warga Dikagetkan dengan Penemuan Bayi Perempuan di Depan Rumah Kontrakan
Namun sejak pertama kali ditemukan, sampai saat ini proses adopsi tak kunjung selesai, hingga Untung merasa ada yang sengaja memperlambat proses adopsi itu.
Saat ini bayi perempuan itu dititipkan oleh Dinas Sosial Kubu Raya di Lembaga Kesejahteraan Ibu dan Anak (LKIA) Permata Ibu, Jalan Sulawesi (tepatnya di persimpangan Jalan Sulawesi-Jalan Maluku).
Untung mengaku sudah kerap kali mengunjungi bayi itu bersama isterinya, karena merasa bertanggung jawab untuk mengasuh bayi yang ia temukan di teras rumahnya itu.
Singkat cerita, hari ini Senin (18/2/2019) pagi, Untung mendatangi Kantor Dinas Sosial Kubu Raya, di Jalan Adisucipto untuk bertemu dengan Kepala Dinas Sosial, dr Nursyam Ibrahim, M Kes.
Untung mengatakan dia tidak puas dengan hasil pertemuan yang dilakukannya dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya, dr Nursyam Ibrahim, M Kes pada Senin (18/2/2019).
Baca: Michael Jeno Imbau masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Pemilu
Baca: Catat Jadwal Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kota Pontianak dan Ketapang 2019, Ada Aksi Tatung
Baca: Tak Hanya Anak-anak, Hewan Juga Bisa Adopsi Perilaku Orang Sekitarnya, Ini Foto-foto Lucu Mereka!
"Tentu saya merasa tidak puas dengan hasil pertemuan tadi, karena anak itu belum ada ditangan saya,"
Untung mengaku, setelah mendengar penjelasan dari Kepala Dinas Sosial ia merasa sedikit lega.
"Besar harapan saya untuk mengadopsi anak itu, karena dari awal anak itu ditemukan didepan rumah saya, sedikit banyak kami sudah merawat meskipun hanya satu jam, artinya itu sudah seperti anak kandung kami," ujarnya.
Ia berharap kata dia, anak itu bisa menjadi anggota keluarganya, dan menjadi warga Sungai Ambawang.
Saat Untung bertemu dengan Kepala Dinas Sosial Kubu Raya, hasilnya, pihak Dinsos masih menunggu SP3 dari kepolisian baru bisa memulai proses lelang adopsi.
Untung mengatakan, sampai kasus itu di SP3 kan oleh polisi, perkembangan dari pihak kepolisian akan terus dikawal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/untung-slamet-47-saat-bertemu-dengan-kepala-dinas-sosial-kubu-raya-senin-1822019.jpg)