Breaking News

Hendak Selamatkan Surat Berharga Kartika Hampir Nekad Terobos Kobaran Api

Kartika (40), anak Pemilik rumah hanya bisa berpasrah diri kehilangan seluruh surat - surat berharganya akibat musibah kebakaran

Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Nurhaya (65) saat memeriksa barang yang ia bisa selamatkan. 

Hendak Selamatkan Surat Berharga Kartika Hampir Terobosan Kobaran Api

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kartika (40), anak Pemilik rumah hanya bisa berpasrah diri kehilangan seluruh surat - surat berharganya akibat musibah kebakaran yang menimpa Keluarganya.

Kartika mengatakan bahwa ia menempatii kamar di bagian atas rumah, dan seluruh barang serta surat - surat berharga miliknya, ia simpan dilemari bagian atas yang saat ini ludes di lalap jago merah.

Awal mula api sendiri di ketahui berasal dari bagian atas rumah, dan memang kerusakan terparah dari musibah kebakaran ini terletak di bagian atap rumah korban.

Baca: Dukung Kolaborasi RRQ dan PSG, Mobile Legends Bang Bang Segera Rilis Skin Zodiac Bruno

Baca: Herman Hofi Minta Ada Program Konsolidasi Lahan Fasum Yang Ditempati Masyarakat

Baca: Satu Mayat Dimutilasi di Malaysia Dipastikan Adalah Nuryanto

"Surat - surat berharga saya ludes semua, ijasah saya, STNK, BPKB semualah, karena memang nyimpannya di atas, barang lebih banyak di atas juga dari pada di bawah,"ungkapnya.

Ia mengungkapkan, saat kejadian dirinya sempat ingin nekat untuk naik kembali ke bagian atas rumahnya untuk mengambil berbagai surat berharganya namun ia di tahan oleh warga yang lain agar tidak naik ke atas.

"Tadi udah mau naik, tapi ada yang nahan, di bilang biarkan ja, bahaya kalau naik,"katanya.

Kartika mengaku hanya bisa berpasrah saat ini, dan akan berusaha untuk mengurus berbagai surat - surat berharga nya.

Dan sampai saat ini, Kartika mengatakan bahwa dirinya masih syok akibat musibah kebakaran ini.

Baca: Satu Mayat Dimutilasi di Malaysia Dipastikan Adalah Nuryanto

Baca: Surat Suara Pemilu 2019 Untuk KPU Sambas Akan Didistribusikan

Baca: Harapan Serta Imbauan Susilo Aheng Pada Perayaan Cap Go Meh 2019

Sementara' itu, sang ibu Nurhaya juga masih terlihat syok, di kala api sudah padam seluruhnya ia kembali masuk kedalam rumahnya untuk melihat dan mencari berbagai barang yang masih di selamatkannya.

Ia menceritalan bahwa saat terjadi musibah kebakaran, ia sedang berada di bagian atas rumah dan sedang beristirahat siang, dan saat itu ia mendengar suara seperti benda terbakar.

"Saya itu tadi lagi baring - baring Jak, pas itu dengar suara, lalu saya cepat - cepat turun,"ungkapnya

Dan setelah ia keluar rumah ia melihat rumah yang di bangunnya sejak 1981 lalu di lalap api.

Saat kejadian, ia pun mengaku bahkan tidak bisa berteriak karena syok melihat kobaran api yang sudah besar melahap rumahnya.

Untuk sementara waktu, dirinyapun berencana akan tinggal di rumah sanak keluarga nya untuk menumpang beberapa hari.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved