Tarif Kargo Naik, Pengaruhi Tarif Pengiriman Logistik Kantor Pos Mempawah

Naiknya tarif kargo ini, pasti ada dampaknya. Terutama pada tarif pengiriman logistik, karena kita harus menyesuaikan juga

Tarif Kargo Naik, Pengaruhi Tarif Pengiriman Logistik Kantor Pos Mempawah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Kepala Kantor Cabang PT. Pos Indonesia Kabupaten Mempawah, Dedi Amrullah saat diwawancarai, diruang kerjanya Kantor Cabang PT. Pos Indomesia Kabupaten Mempawah, Jalan G. M Taufik, Mempawah Hilir, Kamis (14/2/2019). 

Tarif Kargo Naik, Pengaruhi Tarif Pengiriman Logistik Kantor Pos Mempawah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID., MEMPAWAH – Awal tahun 2019 tidak hanya tarif tiket pesawat yang mengalami kenaikan, namun tarif kargo atau surat muatan udara (SMU) juga mengalami kenaikan di setiap maskapai.

Hal ini membuat penumpang pesawat mengeluhkan harga tiket pesawat alami kenaikan, bahkan  para pelaku usaha juga ikut mengeluhkan tingginya kenaikan tarif kargo atau surat muatan udara (SMU).

Namun kenaikan tarif kargo ini berpengaruh terhadap jasa pengiriman logistik yakni Kantor Pos,  pasalnya kenaikan tarif kargo berdampak pada kenaikan tarif pengiriman logistik.

Baca: Terjadi Laka Lantas di Jalan Raya Wajok Hulu, Terlihat Warga Evakuasi Korban

Kepala Kantor Cabang PT. Pos Indonesia Kabupaten Mempawah, Dedi Amrullah mengatakan kenaikan tarif kargo ini berdampak pada naiknya tarif pengiriman logistik.

“Naiknya tarif kargo ini, pasti ada dampaknya. Terutama pada tarif pengiriman logistik, karena kita harus menyesuaikan juga,” ujar Dedi saat diwawancarai, diruang kerjanya Kantor Pos Cabang Mempawah, Jalan G. M Taufik, Mempawah Hilir, Kamis (14/2/2019).

Dedi menjelasakan tarif pengiriman ini berdasarkan jarak dan berat barang yang akan dikirim, dan pastinya berbeda di setiap daerahnya.

“Saat ini dari mempawah ke Jakarta tarif Rp. 30.000 per kilogram, tarif sebelumnya untuk Mempawah ke Jakarta hanya Rp. 20.000 per kilogram,” ungkap Dedi.

Dedi mengakui kenaikan tarif pengiriman, bisa mencapat 10 persen dari tarif sebelumnya. Namun Ia mengakui sejauh ini proses pengiriman masih tetap normal, dan tidak ada penurunan omset.

“Hampir 10 persen naik, tapi untuk proses pengiriman masih berjalan normal, omset pun tidak berubah tetap sama,” tutup Dedi.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved