Bayi Perempuan Tewas Ditangan Ayah Tiri, Pelaku Banting Korban Dua Kali

Keterangan dari pelaku saat dibawa ke RS masih ada detak jantungnya, tapi lemah. Pas meminta tolong ke warga dia berpura-pura enggak tahu dan enggak

Bayi Perempuan Tewas Ditangan Ayah Tiri, Pelaku Banting Korban Dua Kali
BBC via Tribun Jateng
Ilustrasi pembunuhan 

Bayi Perempuan Tewas Ditangan Ayah Tiri, Pelaku Banting Korban Dua Kali

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, DEPOK - Saat diperiksa penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Depok, Tersangka HK (25) diduga membanting F (2), anak tirinya hingga tewas.

Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana mengatakan HK membanting F pada Selasa (5/2/2019) dan Jumat (8/2/2019) atau saat bayi perempuan malang itu meregang nyawa.

"Kalau keterangan dari istrinya dua kali dibanting, pengakuannya dua kali itu. Hasil visum sementara memang ada darah di kepala korban," kata Arya di Mapolresta Depok, Senin (11/2/2019).

Pemicu pria yang berprofesi sebagai pengamen jalanan itu tega menganiaya karena dia sering terlibat cekcok masalah ekonomi dengan istrinya ENA (19).

Baca: Tak Takut Gugatan Balik Ketum PA 212 Slamet Maarif Atas Penetapan Tersangka, Polri Waspadai Ini

Baca: Hadiri Musrembang, Bupati Sambas Pastikan Pembanggunan Sampai ke Daerah

Bedanya, saat pertama, HK melakukan perbuatan kejinya depan ENA, sedangkan yang kedua dilakukan saat ENA sedang mengamen sehingga tak berada di rumah.

"Dia lagi jongkok, keteknya saya angkat langsung saya lempar posisi dia (F) waktu itu dia lagi duduk," ujar HK.

Kepada penyidik, HK berdalih F masih bernyawa saat meminta tolong kepada warga Jalan Haji Kahfi RT 01/RW 09 Kelurahan Cimpaeun, Tapos.

Penuturan tersebut beda dengan keterangan warga bahwa F sudah tak berdaya dan mengeluarkan kotoran saat dibawa ke Bidan Rasenih dan dokter Johan yang jaraknya tak sampai 10 menit dari kontrakan.

"Keterangan dari pelaku saat dibawa ke RS masih ada detak jantungnya, tapi lemah. Pas meminta tolong ke warga dia berpura-pura enggak tahu dan enggak berbuat apa pun," tutur Arya.

Hari dijerat pasal 80 ayat 2, 3, dan 4 UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan.

Akibat perbuatannya, ayah satu anak itu terancam mendekam dalam penjara selama 15 tahun.

"Pasal 80 ayat 2 ,3, dan 4 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo 351 tentang Penganiayaan ayat 3 KUHP. Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara," lanjut dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cekcok dengan Istri, Pria Ini Banting Anak Tirinya Masih Berusia 2 Tahun Hingga Tewas

Tags
Anak Tiri
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved