Pemprov Kalbar Beri Penghargaan 3 Badan Usaha dalam Rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

BPJS Kesehatan bersama stakeholder lain senantiasa selalu berupaya melakukan pengawasan terhadap kepatuhan Badan Usaha di Kalbar,

Pemprov Kalbar Beri Penghargaan 3 Badan Usaha dalam Rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ria Norsan memberikan penghargaan kepada 3 Badan Usaha yang telah patuh melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan terhadap kewajiban dalam hal mendaftarkan pekerjanya sampai dengan seratus persen ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional serta patuh membayar 

Pemprov Kalbar Beri Penghargaan 3 Badan Usaha dalam Rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2019, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan upacara bendera  di halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, Senin (4/2/2019).

Kegiatan ini mengusung tema “Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Untuk Mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional”.

Dalam upacara ini bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan Sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Wakil Gubernur, Ria Borsan.

Dalam kata sambutannya, pemerintah mengajak seluruh stakeholder terus meningkatkan kesadaran pentingnya K3 serta pengawasannya.

Moment tersebut juga dihadiri pejabat dilingkungan Pemprov Kalbar, TNI/POLRI, Perwakilan Badan Usaha, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Ria Norsan  didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat memberikan penghargaan kepada 3 Badan Usaha yang telah patuh  terhadap program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, Sri Jumiadatin menyampaikan, bahwa ini adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja utamanya adalah melalui pemenuhan haknya, perlindungan dan pemenuhan jaminan sosial.

“Untuk mewujudkannya tentu tidak dapat dilakukan hanya oleh Pemprov Kalbar, meskipun  berbagai kebijakan dan strategi telah dijalankan," terang Sri Jumiadatin.

Baca: VIDEO: Jadi Primadona, Inilah Asam Pedas Pak Wahab

Baca: Seorang Warga di Merapi Dilaporkan Hilang Saat Mencari Ikan

"Tapi yang utama bagi kami adalah harus dilakukan secara sinergitas, terkoordinasi dan komprehensif. Dalam konteks ini membangun kerja sama antar stakeholdermutlak dan menjadi keharusan. Salah satu mitra kerja dr Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam upaya memberikan perlindungan kepada pekerja adalah BPJS Kesehatan dan dalam pelaksanaan bulan K3 di Provinsi Kalbar kerjasama tersebut di implementasikan  dalam berbagai kegiatan bersama juga dengan mitra kerja lainnya. Sehingga sukses penyelenggaraan bulan K3 di Provinsi Kalbar adalah sukses kita bersama,” tambah Sri Jumiadatin .

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Gerry Adhikusuma mengatakan, penghargaan kepada Badan Usaha diberikan kepada 3 Badan Usaha yang telah patuh melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan terhadap kewajiban dalam hal mendaftarkan pekerjanya sampai dengan seratus persen ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional serta patuh membayar iuran tepat waktu setiap bulannya.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013 disebutkan bahwa Pemberi Kerja wajib mendaftarkan diri dan pekerjanya sebagai peserta BPJS dan memberikan data dirinya dan pekerjanya kepada BPJS secara lengkap dan benar baik kepada BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Ketiga Badan Usaha yang menerima penghargaan tersebut adalah PT. Dock Bina Vista yang beralamat di Kabupaten Mempawah,  PT. Mitra Ritelindo Lestari yang beralamat di Kota Pontianak, dan PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk yang beralamat di Kabupaten Mempawah.

“Apresiasi sudah sepatutnya kita berikan kepada ketiga Badan Usaha tersebut mereka berkomitmen melindungi segenap pekerjanya baik dalam program Jaminan Sosial Kesehatan maupun  program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Momen ini harus digunakan sebagai contoh agar seluruh Badan Usaha di Kalimantan Barat patuh mendaftarkan pekerjanya secara komplit 100 %. BPJS Kesehatan bersama stakeholder lain senantiasa selalu berupaya melakukan pengawasan terhadap kepatuhan Badan Usaha di Kalbar,” tutup Gerry.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved