Berita Video
VIDEO: Keadaan Gubuk Reyot Yang Ditinggali 24 Pelajar Bengkayang
Sungguh miris, panas dan pengap menjadi suasana tak terhindar ketika memasuki gubuk berusia puluhan tahun itu yang masih tetap berdiri...
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Tri Pandito Wibowo
VIDEO: Keadaan Gubuk Reyot yang Ditinggali 24 Pelajar Bengkayang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG – Kisah 24 pelajar viral di media sosial tentunya sangat menyentuh hati. Perjuangan sulit mereka tak menyurutkan semangat menuntut ilmu kendati harus tinggal sementara di gubuk tidak layak huni.
24 pelajar itu merupakan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 02 Lumar. 17 orang anak diantaranya berasal dari Desa Setia Budi dan 7 orang lainnya asal Desa Sentalang Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang.
Saat berkunjung kesana, Tribun Pontianak melihat gubuk berlantai tanah itu tampak tua. Gubuk itu berdinding kayu lapuk dan bilah-bilah bambu tua, serta mayoritas beratap rumbia sagu. Gubuk disekat jadi tiga kamar. Ruang kamar itu hanya berukuran 1,5x2 meter. Itu belum dihitung dengan ruang ukuran mini yang berfungsi sebagai dapur.
Terlihat tungku alakadar di pojok depan setiap kamar. Di atasnya terlihat rak-rak yang dipergunakan sebagai tempat sejumlah piring, gelas dan peralatan makan lainnya. Sementara itu, kayu bakar sebagai sumber api untuk memasak berbaring rapi di bawah kolong ruang kayu yang dijadikan sebagai difan untuk tidur.
Selain untuk tidur, difan itu jadi tempat “nangkring” buku-buku pelajaran dan buku tulis sekolah. Di dinding-dinding kamar tergantung pakaian dan tas para pelajar. Tidak ada lemari khusus penyimpanan, begitu juga peralatan-peralatan elektonik. Hanya sebuah bohlam lampu tergantung di satu diantara kamar.
Sungguh miris, panas dan pengap menjadi suasana tak terhindar ketika memasuki gubuk berusia puluhan tahun itu yang masih tetap berdiri dengan kayu penyangga agar tidak roboh.
Lihat kondisinya dalam vidoe berikut ini :
Baca: VIDEO: Pengamanan Lancar, Kapolresta Jelaskan Insiden Kebakaran Lapak Hingga Kerugian Penjual
Baca: VIDEO DRONE: Pesta Kembang Api Tahun Baru Imlek 2570 di Jalan Gajahmada
Baca: Viral Kisah 24 Pelajar Diami Gubuk Usia Puluhan Tahun di Bengkayang, Sutarmidji Harap Jadi Motivasi
Baca: Akses Sulit Paksa Pelajar Desa Setiabudi dan Desa Sentalang Tinggal di Gubuk, Ini Kata Kades
Baca: Penuhi Janji, Sutarmidji Tinjau Gubuk Reyot dan Temui 24 Pelajar di Dusun Sempayuk Bengkayang