Indahnya Danau Biru Buatan di Kasawan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit

Danau yang tampak terlihat sederhana itu sangat bisa menarik perhatian para pekerja sawit

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Danau Biru Buatan terletak di Desa Sungai Purun kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. 

Indahnya Danau Biru Buatan di Kasawan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berwisata air tentunya sangat menarik untuk dinikmati, apalagi nuansa indah yang menjadi objek bagi kamu pecinta Instagramable.

Nah melalui Erika Ernanda, Mahasiswi Universitas Panca Bhakti kali ini akan menceritakan tentang Danau biru yang terletak di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

Baca: Polsek Entikong Gagalkan Upaya Penyelundupan Produk Unggas dari Malaysia

Baca: Kegiatan Silaturahmi Antar Politeknik se Kalbar

Baca: Berikut Rute Pawai Lampion Cap Go Meh 2019, Unsur Pimpinan Berada di Panggung

Danau yang tampak terlihat sederhana itu sangat bisa menarik perhatian para pekerja sawit atau warga yang tinggal disekitar kawasan sawit tersebut. Karena tidak banyak yang bisa mengunjungi danau tersebut dikarenakan tempatnya yang terletak di lahan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan PT Swasta.

PSP yang membuka lahan perkebunan kelapa sawit di kawasan dekat pergunungan di daerah sungai purun kecil tersebut, danau itu pun merupakan danau yang dibuat melalui tangan-tangan para pekerja di perkebunan kelapa sawit itu, dengan bantuan alat besar para pekerja menggali lahan kosong untuk membuat danau yang sekarang tampak indah itu.

Masyarakat yang tinggal di desa sungai purun kecil menyebutnya itu danau biru karena danau itu jika dalam keadaan air yang tenang akan tampak seperti berwarna biru dan banyangan-banyangan di sekitar pinggiran dan tengah air danau itu dapat terlihat jelas karena airnya yang sangat jernih.

Danau itu cukup dalam, bagi ukuran orang dewasa maka dari itu jika ada yang ingin pergi kedanau itu diberi peringatan agar tidak terlalu berenang ketengah atau tidak lalai dalam segala hal yang dapat membuat bahaya.

Jika ingin ke Danau Biru, maka kamu akan masuk dari pasar desa sungai purun kecil lalu menuju ke lahan perkebunan kelapa sawit yang memerlukan waktu kurang lebih 30 menit untuk bisa mencapai ke lokasi danau tersebut dengan melewati blok-blok perkebunan kelapa sawit yang banyak dan bahkan bisa membuat pusing bagi yang baru pertama kali akan pergi ke danau tersebut.

Hamparan hutan yang rimbun dan bayak nya daun kering yang berguguran sangat memanjakan mata siapa saja yang ingin masuk ke lahan perkebunan kelapa sawit tersebut. Sehingga dilihat dari kejauhan hutan itu sangat indah dah tidak terlalu terlihat menyeramkan bagi siapapun yang melihatnya.

Banyak nyaspot pemandangan yang menarik juga menambah suasana keindahan disana. Satu diantaranya kamu bisa melihat seluruh hamparan perkebunan kelapa sawit jika kita berada di atas menara pemantau api yang disetiap blok nya pasti terdapat menara tersebut.

Dari atas menara, kamu bisa memandang hamparan perkebunan kelapa sawit yang sangat indah dan luas. So, pastinya jadi tak jarang banyak yang ingin naik kesana, tapi adakalanya orang tidak diperbolehkan naik oleh penjaga keaman disana karena demi tidak ingin terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Danau ini sudah menjadi objek tempat untuk berfoto bagi masyarakat desa Sungai Purun kecil. Biasanya yang bisa mendapatkan ijin masuk kesana tak akan menyia-nyia kan kesempatan mereka untuk mengambil gambar dan berenang didanau itu. Ada juga masyarakat yang ingin mengambil air dari danau tersebut dan ada juga yang hanya ingin berteduh sambil melihat pemandangan danau yang indah.

Perpaduan lahan perkebunan kelapa sawit dan danau yang cukup luas itu berada ditengah lahan, yang akan membuat suasana hati damai. Kamu juga akan merindukan suasana yang cukup tenang itu dan hanya sesekali mendengar kendaraan perusahaan yang sedang bekerja melewati blok dimna tempat danau itu berada.

Yuk Follow Instagram Tribun Pontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved