16 Kades Baru Dilantik, Tajudin: Saya Khawatir Mereka Kebablasan

Kepala desa, katanya, harus bersinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan tugasnya.

Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Wakil Ketua DPRD Kayong Utara, Tajudin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Wakil Ketua DPRD Kayong Utara, Tajudin berharap 16 kepala desa yang baru dilantik amanah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Menurutnya, tugas yang kelak akan ditanggung kepala-kepala desa itu cukup berat.

Baca: Hanya diperkuat 14 Atlet, Inkanas Sintang Maksimalkan Medali Kejurda

Baca: BMKG: Cuaca di Kayong dan Ketapang Berawan Siang Ini

Di lain sisi, dana desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat pun sangat besar.

"Saya mengkhawatirkan nanti mereka kebablasan, tentunya kedepan ini saya berpikir tidak ada lagi sandungan-sandungan kepada kepala desa," katanya usai menghadiri Pelantikan 16 kepala desa itu di Istana Rakyat Kayong Utara, Sukadana, Sabtu (15/12/2018).

Baca: Lantik 16 Kepala Desa, Bupati Citra Harap Kades Tak Abaikan Toleransi

Ia mengimbau agar kepala-kepala desa tidak menyelewengkan dana desa.

Kepala desa, katanya, harus bersinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan tugasnya.

"Karena BPD itu adalah DPRDnya desa, tentunya mereka harus bersinergi, seperti Bupati dan DPRD," imbuhnya.

Ia mengatakan, dana desa harus digunakan untuk pembangunan fisik di desa.

Dengan demikian, Pemkab bisa lebih berfokus membenahi pembangunan sesuai tugasnya saja.

"Tidak ada merangkul, membangun yang desa juga dibangun oleh kabupaten, padahal dana desanya sudah ada," ucapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved