Beri Pendampingan Kepada Siswa-siswi, Wahyudi : Ini Sebuah Trobosan
Terutama dalam mendukung keluarga mereka menjadi keluarga sejahtera dan mendukung peningkatan IPM di Sambas
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, M Wawan Gunawan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Koordinator PKH Sambas Wahyudi, mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh pendamping PKH Kecamatan Teluk Keramat adalah sebuah trobosan yang sangat baik dalam rangka mendorong anak-anak SMA sederajat, dari KPM PKH untuk terus melanjutkan pendidikan sampai kuliah dan selesai dengan baik.
“Kami sangat berterima kasih dengan pihak pemerintah Kecamatan Teluk Keramat yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Serta para narasumber dari Institut Agama Islam Sultan M.Tsafioedin Sambas Asman M.Ag, Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Sambas Erik Darmansyah, M.Ma, dan Karang Taruna Kabupaten Sambas serta Dinas Sosial Pemberdayaan dan Desa,” ujarnya, Selasa (11/12/2018).
Baca: Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Silat Hilir
Ia memaparkan sekarang PKH di Kabupaten Sambas sudah berjalan kurang lebih selama lima tahun dengan jumlah peserta sebanyak 18699 KPM.
Untuk itu ia berharap kegiatan yang dilaksanakan oleh PKH Teluk Keramat dapat mendorong seluruh anak-anak peserta PKH yang masih duduk di bangku SMA agar bisa meneruskan ke Perguruan Tinggi.
Baca: 4 Kali Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM, Ruman Ali: Ini Kerja Keras Semua Stakeholder
Terutama dalam mendukung keluarga mereka menjadi keluarga sejahtera dan mendukung peningkatan IPM di Sambas.
“Diharapkan semua pihak bisa melakukan kegiatan yang serupa di seluruh Kabupaten Sambas dalam membantu memyukseskan program pemerintah ini. Yaitu PKH yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial RI,” tegasnya.
Baca: Hingga Kini Panwascam Pengkadan Belum Ada Temuan Perlanggaran Pemilu
Sementara itu, Evan Supardi, Kasi JSK Dinsos PMD Kabupaten Sambas menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan anak-anak PKH supaya terus lanjut sekolah dan mendapatkan beasiswa.
Dengan demikian ia berharap sedapat mungkin para pendamping yang dilapangan dapat untuk memfasilitasi anak-anak KPM serta mendata siswa dari kelas 9 sampai kelas 12.
“Nanti kedepannya untuk tahun 2019 siswa kelas tiga didata secara cermat,” ucap Evan
Ia juga engatakan sosialisasi tersebut perlu dilakukan dan semoga bisa berdapampak pada orang tua. Agar pihak orang tua siswa tahu tentang arti pentingnya memberikan dukungan kepada anak agar lebih bersemangat untuk belajar.
“Orang tua dihimbau untuk menggunakan bantuan secara bijak sesuai dengan kebutuhan anak sekolah. untuk anak KPM juga sebisa mungkin apa yang telah dipercayakan orang tua kepada anak untuk sekolah dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dorong-pendidikan.jpg)