Tiga Mayat di RSUD dr Soedarso Bakal Diautopsi, Penyebab Meninggal Masih Misteri
Ketiga mayat tersebut sama-sama ditemukan di dalam air, namun belum bisa dipastikan apakah korban tenggelam atau bukan.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya' M Nurul Anshory
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Di dalam kamar jenazah RSUD Soedarso saat ini ada tiga mayat yang bakal diautopsi.
Ketiganya diautopsi untuk menentukan penyebab meninggal juga memastikan identitas.
Baca: Penemuan Mayat di Rasau Jaya, Terungkap Identitas Korban!
Baca: Geger! Warga Rasau Jaya Dikagetkan Temuan Mayat Tersangkut di Keramba Ikan
Ketiga mayat tersebut sama-sama ditemukan di dalam air, namun belum bisa dipastikan apakah korban tenggelam atau bukan.
Petugas PKM RSUD Sudarso, Kurnia menjelaskan ketiga mayat tersebut ditemukan di tempat berbeda-beda.
"Satu dari Pelabuhan Senghi, yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Kemudian dua jenazah dari Rasau Jaya," ujar Kurnia, Jumat (30/11/2018).
Baca: Penemuan Mayat Mengapung di Tengah Sungai Kapuas, Inilah Foto-foto Proses Evakuasi!
Baca: Mayat Pria Ditemukan Terapung di Sungai Kapuas Sintang, Ini Dugaan Penyebab Kematiannya
Mayat terakhir atas nama Syarif Usman, kelahiran 23 Maret 1964 masuk di kamar mayat Soedarso sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelumnya sudah ada dua jenazah yang ditemukan di Pelabuhan Senghi dan daerah Rasau Jaya.
Menurut keterangan keluarga, Syarif Usman sebelumnya dikabarkan hilang ketika sedang bekerja mengambil minyak solar ke Sungai Bulan A.
Keluarga korban, Wahyono (31) menjelaskan korban meninggalkan rumah pada, Selasa (27/11) malam.
Kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dekat tambak ikan warga di Parit Kubang, Rasau Jaya Umum.
Dari pantauan Tribun keluarga para korban masih menunggu di depan kamar mayat menunggu proses autopsi.
Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak: