Inilah Kecamatan di Kapuas Hulu Mudah Terendam Banjir
Sedangkan daerah lintas Utara atau perbatasan, yang mudahterendam banir yaitu di kecamatan Batang Lupar dan Kecamatan Badau.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kapuas Hulu, Muhammad Hatta menyatakan saat ini cuaca di Kabupaten Kapuas Hulu sering hujan, maka masyarakat yang tinggal di daerah mudah banjir harus selalu waspada dengan kejadian banjir tersebut.
"Terutama kecamatan yang daerah pesisir sungai Kapuas, seperti Putussibau Selatan, Putussibau Utara, Embaloh, Bika, Bunut Hilir, Jongkong Selimbau, Suhaid, dan Semitau, dan Kalis," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (24/11/2018).
Baca: Bupati Kapuas Hulu Ajak Orangtua Buat KIA
Baca: Suplai Gas Elpiji 3 Kg ke Agen Lancar, Ini Penyebab Kelangkaan Menurut Disperindagkop Kapuas Hulu
Sedangkan daerah lintas Utara atau perbatasan, yang mudahterendam banir yaitu di kecamatan Batang Lupar dan Kecamatan Badau.
"Pastinya kita akan selalu monitor kejadian banjir di Kapuas Hulu. Sehingga ketika banjir yang terlalu parah, mudah untuk diketahui," ucapnya.
Selain banjir, jelas Hatta Kabupaten Kapuas Hulu juga rawan akan angin puting beliung, karena sudah beberapa kali kejadian.
"Beberapa tahun lalu di daerah Kecamatan Bunut Hulu, pohon kayu tumbang nimpak rumah warga akibat dari angin kencang," ujarnya.
Terus kata Hatta, tanah longsor merupakan bencana alam yang juga sering terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu, terutama daerah yang tinggal di pemukiman tepian sungai Kapuas, dan pergunungan.
"Maka dari itu dihimbau masyarakat Kapuas Hulu tetap waspada terhadap bencana alam seperti banjir angin kencang dan tanah longsor," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ketua-tagana-kabupaten-kapuas-hulu-muhammad-hatta.jpg)