Terkait CPNS, Pemkab Sekadau Masih Menunggu Regulasi Pusat

Sedangkan, pada formasi meteorologi hanya satu. Peserta yang lulus passing grade pada formasi tersebut banyak tiga orang.

Terkait CPNS, Pemkab Sekadau Masih Menunggu Regulasi Pusat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Sekda Sekadau, Zakaria Umar 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemerintah daerah Kabupaten Sekadau mencatat sebanyak 1.788 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang memenuhi syarat. Dari jumlah tersebut, 23 pelamar tidak mengikuti tes.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria menuturkan, sebanyak 1.765 orang yang mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistemcomputer assisted test (CAT) hanya 37 orang yang lulus passing grade. Adapun formasi CPNS dilingkungan Pemkab Sekadau sebanyak 81.

Baca: Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2019, KPU Sekadau Gelar Kursus Kepemiluan

Baca: Sekadau Raih Medali Emas ke -8 Dari Cabor Binaraga

Soal-soal CAT SKD terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP). Sebagian besar para peserta tidak mencapai passing grade pada satu atau dua kategori tes tersebut.

“Dari 37 orang yang lulus passing grade, 10 orang lulus pada formasi bidan. Padahal bidan formasinya hanya dua. Berarti delapan orang harus tersisih,” ujarnya Jumat (23/11).

Sedangkan, pada formasi meteorologi hanya satu. Peserta yang lulus passing grade pada formasi tersebut banyak tiga orang.

Zakaria menjelaskan, tahap berikutnya adalah tes kompetensi bidang. Masing-masing jabatan yang ada akan dicari tiga orang. Bila jumlah tersebut tidak cukup, maka akan diambil dengan sistem ranking.

“Harapannya formasi bisa full. Ada satu formasi yang tidak bisa diangkat, yaitu guru TIK. Paling tidak 80 formasi terisi,” harapnya.

Zakaria mengungkapkan, saat ini pemerintah daerah Kabupaten Sekadau masih menunggu kebijakan pusat. Sehingga, pemkab Sekadau belum mengumumankannya.

“Kemarin kan tidak ada cerita orang tidak mampu. Kalau dapat tiga langsung masuk tes kompetensi bidang. Nyatanya tidak masuk passing grade. Kami masih menunggu regulasi dari pusat,” pungkasnya. (gam)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved