Canangkan Kampung KB ke-15, Bupati Mempawah Laksanakan Nawacita Presiden

Iya menekankan bahwa Kegiatan mencuci tangan pakai sabun haruslah berkelanjutan untuk menekan angka kematian pada anak karena diare dan infeksi

Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Bupati Mempawah Gusti Ramlana Saat buka acara Pencangan Kampung KB di desa Anjongan Dalam, Kamis (22/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Bupati Mempawah Gusti Ramlana pagi tadi menghadiri kegiatan di SDN 07 Desa Anjongan Dalam, Kecamatan Anjongan, dalam rangka kegiatan Pencanangan Hari Kesatuan gerak PKK KB Kesehatan dan Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, serta pencanangan Kampung KB Tingkat Kabupaten Mempawah tahun 2018, Kamis (22/11/2018).

Desa Anjongan ini sendiri merupakan desa ke 15 yang di canangkan sebagai kampung KB di Kabupaten Mempawah.

Baca: Kisah Cinta Sisca Dewi dan Irjen BS, Dari Ajian Bulu Perindu Hingga Jadi Terdakwa

Baca: Grebek Angel Lelga, Adik Vicky Prasetyo Benarkan Adanya Settingan

Gusti Ramlana menyampaikan pada kesempatan ini bahwa secara khusus tujuan dibentuknya Kampung KB adalah untuk meningkatkan peran serta pemerintah Pemerintah Daerah lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait lainnya.

Sehingga nantinya akan memberikan kontribusi optimal terhadap tercapainya sasaran strategis yang merupakan bagian dari nawacita Presiden Joko Widodo.

"Yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa desa yang berousat pada peningkatAn kualitas hidup manusia Indonesia,"terang Ramlana.

kemudian pada kegiatan ini juga dilakukan peringatan Hari Cuci tangan pakai sabun sedunia di Kabupaten Mempawah yang mana kegiatan ini merupakan kampanye global yang dicanangkan oleh PBB sebagai upaya membiasakan masyarakat untuk hidup bersih sehingga bisa mencegah penyakit yang membahayakan kehidupan.

Iya menekankan bahwa Kegiatan mencuci tangan pakai sabun haruslah berkelanjutan untuk menekan angka kematian pada anak karena diare dan infeksi saluran pernapasan.

"Cuci tangan pakai sabun ini harus dikampanyekan sejak dini demi kesehatan kita dan anak-anak kita anak-anak harus dibiasakan di tangan pakai sabun"himbaunya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved