Bulog Subdivre Ketapang ajak Masyarakat Ikut Program RPK
Menurut Kepala Perum Bulog Subdivre Ketapang, Jusri Pakke saat ditemui diruang kerjanya Senin (19/11/2018).
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Program Rumah Pangan Kita (RPK) adalah program milik Perum Bulog yang mengajak masyarakat ataupun warga khususnya di Kabupaten Ketapang, untuk menjual produk-produk komersil milik Bulog. Program tersebut ditujukan bagi warga yang telah memiliki usaha kios, maupun bagi warga yang baru ingin membuka usaha.
Menurut Kepala Perum Bulog Subdivre Ketapang, Jusri Pakke saat ditemui diruang kerjanya Senin (19/11/2018).
Baca: Bulog Ketapang Pastikan Ketersediaan Beras Aman Hingga Februari 2019
Baca: Antisipasi Pelanggaran, Polsek Sajad Laksanakan Gatiplin
Jusri mengajak seluruh masyarakat untuk bermitra bersama Bulog melalui program RPK tersebut, dimana melalui program ini Bulog berperan untuk membantu warga agar dapat membuka atau memperbesar usahanya dengan menjual produk milik Bulog dengan harga yang telah ditentukan oleh Bulog sendiri.
"Program ini sebenarnya sudah lama, cuma masih kurang di publikasikan. Dan saat ini kita juga sedang buka stand di Citi Mall acara Gebyar Kepemudaan, disana kita berikan Informasi kepada masyarakat bahwa Bulog bukan hanya persoalan beras saja, tetapi persoalan semua bahan pangan sekaligus kita sosialisasikan program RPK tersebut," ucap Jusri.
Produk-produk yang disediakan oleh Bulog untuk program RPK sendiri yaitu antara lain seperti gula, terigu, minyak goreng, daging beku, dan beras yang terdiri dari dua macam, beras Medium dan beras Premium.
Selain itu, tentunya Bulog sendiri memberikan persyaratan bagi warga yang ingin mengikuti program RPK tersebut. Menurut Jusri persyaratan yang mesti dibawa itu seperti Fotocopy KTP, KK, NPWP, serta Keterangan Usaha dari Desa ataupun kelurahan.
"Selain warga yang telah memiliki usaha maupun yang ingin membuka usaha, program ini juga dapat diikuti bagi warga yang ingin membuka stand pada acara-acara ceremonial ataupun keagamaan, seperti dapat menjual di Masjid jika ada acara di lingkungan Masjid ataupun di lingkungan Gereja," sebut Jusri.
Terakhir Jusri menilai, selain membantu usaha warga program ini juga membantu program Pemerintah dalam stabilisasi harga, seperti Operasi Pasar (OP) yang selama ini dijalankan oleh Bulog, yang mana produk seperti beras dijual ke lapangan untuk masyarakat sekitar.