Hadiri Kongres Hikmahbudhi X, Moeldoko Sampaikan Capaian Kinerja Pemerintah 

Hal itu ia sampaikan saat hadir dalam Kongres X Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) di Maha Vihara Maitreya

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Selama empat tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, menurut Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sudah ada titik terang mengenai bagaimana Indonesia kedepan. 

Itu terlihat melalui pembangunan infrastruktur yang selama ini telah dilakukan. 

Baca: Klasemen & Hasil Piala AFF Usai Indonesia Kalah Telak dan Filipina Kalahkan Timor Leste

Baca: Kalbar Terpilih Menjadi Tuan Rumah Kongres X Hikmahbudhi, Ini Tema Yang Diangkat 

Hal itu ia sampaikan saat hadir dalam Kongres X Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) di Maha Vihara  Maitreya Kubu Raya pada, Sabtu (17/11/2018). 

Sesuai dengan tema yang diangkat dalam Kongres tersebut, yakni Keadilan sosial untuk Keutuhan bangsa, Moeldoko menerangkan, dari sisi keadilan, Indonesia sentris adalah bukti dari perwujudan keadilan yang dilakukaan pemerintah. 

"Kalau kita lihat petanya, pembangunan infrastruktur, darat, laut, udara betul-betul bergeser ke timur dan ke tengah. Ini menandakan bahwa, membangun dari pinggiran bukan sekedar jargon, melainkan sebuah realitas yang betul-betul dijalankan pemerintah," ungkapnya. 

Hal itu dilakukan demi terciptanya keadilan, baik ekonomi, sosial dan keadilan yang lainnya. 

Sebagai kepala staf Kepresidenan, sudah menjadi tugasnya untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai capaian pemerintah tersebut. 

"Ini adalah salah satu komunikasi politik dalam arti yang luas, bukan politik praktisi agar mempengaruhi orang untuk memilih pak Jokowi," tugasnya. 

Hal itu penting diketahui oleh publik, sehingga apabila ada kesalahan atau belum sempurna, baik pemerintah maupun masyarakat dapat bersama-sama menyempurnakannya. 

"Kita tidak alergi dengan kritik, kritik kita terima, semuanya itu mari kita berkolaborasi untuk membangun Indonesia yang lebih baik kedepan," katanya. 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved