Breaking News

Daniel Johan Dorong Program Padi Sehat Untuk Dusun Beringin Sakti

Dalam perjalanan Reses di Dusun Beringin Sakti, Desa Peringgi Limus, Kecamatan Sejangkung

Tayang:
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Daniel Johan saat berjalan menuju lokasi Reses, di dampingi ketua Gapoktan, Selasa (12/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dalam perjalanan Reses di Dusun Beringin Sakti, Desa Peringgi Limus, Kecamatan Sejangkung. Anggota DPR-RI Fraksi PKB Daniel Johan mendorong untuk adanya program padi sehat.

Hal itu iya sampaikan, setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang mana lahan pertaniannya kerap kali di serang Wabah hama wereng dan tikus.

Menurutnya, program padi sehat itu cocok untuk mengantisipasi terjadinya serangan hama. Selain itu juga sudah terbukti saat di praktekan di beberapa wilayah lainnya.

Baca: Tak Hanya Limbah Tempat Usaha, Limbah Rumah Tanggapun Harus Ditangani Serius

"Salah satunya adalah program padi sehat, Karena di sini tantangan yang di hadapi adalah hama (Wereng dan tikus). Telah di lakukan percobaan di beberapa titik, ini program berjalan baik, selain itu juga di harapkan meningkatkan produktifitas," ujarnya, Selasa (12/11/2018).

"Tahun depan ada 35 ribu hektar, kita berharap disini 650 hektare bisa tercover," sambungnya.

Ia menambahkan, tidak hanya memperhatikan program yang ada. Dan mencanangkan program padi sehat, ia mengatakan untuk hal-hal yang lain juga telah dilakukan.

Salah satunya adalah dengan memberikan alat-alat pertanian kepada para petani, sehingga petani bisa lebih produktif.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk mengatasi masalah pasar yang selalu di hadapi oleh para petani. Ia mengatakan akan mendorong program hilirisasi pertanian.

Menurutnya, itu akan efektif bagi masyarakat. Karena masyarakat yang lansung menguasai Industri pertaniannya. Dengan demikian ia mengatakan, jika sudah berjalan dan hasilnya baik maka hasil pertanian yang ada juga bisa di ekspor melalui pelabuhan Kijing nantinya.

"Kedepan kita akan dorong hilirisasi pertanian, sehingga masyarakat menguasai lansung Industri pangan. Dan petani bisa menjual ke pasar-pasar induk nantinya, kita juga nanti minta Bupati dan Gubernur konsolidasi mendukung produk-produk unggulan. Sehingga pelabuhan kijing yang sudah di bangun jadi pusat ekspor," tuturnya.

Sementara itu saat di tanyakan mengenainya evaluasi apa yang sudah dilakukan untuk program yang ada. Ia menekankan, bahwa kedepannya para petani harus lebih baik dalam menajemen, dan pengairan kepada lahan pertanian.

Jika dua hal ini sudah bisa berjualan dengan baik, maka ia yakin kesejahteraan petani juga bisa terwujud.

"Kita juga sudah melakukan evaluasi, untuk program yang ada. Untuk itu, kedepannya petani kita harus ada menajemen yang baik, irigasi yang baik dengan begitu pertanian kita akan optimal," tutupnya. (One)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved