KPU Singkawang Goes to School di SMA Santo Paulus

Tujuan dari sosialisasi tentang pemilu kepada siswa untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pemilih pemula tentang kepemiluan.

KPU Singkawang Goes to School di SMA Santo Paulus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang melaksanakan program goes to school guna memberikan pemahaman tentang Pemilu kepada siswa kelas XII SMA Santo Paulus, di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kamis (8/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang melaksanakan program goes to school guna memberikan pemahaman tentang Pemilu kepada siswa. 

"Kamis (8/11/2018) kemarin sasarannya kepada siswa kelas XII SMA Santo Paulus, di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur," kata Komisioner KPU Singkawang, Khairul Abror, Jumat (9/11/2018). 

Baca: Polsek Singkawang Tengah Giat Kerja Bakti Sambut Hari Pahlawan

Baca: Lutfi Wakili Pengda IKA Kota Berikan Sumbangan Baksos di Hut ke-53 FISIP Untan Pontianak

Tujuan dari sosialisasi tentang pemilu kepada siswa untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pemilih pemula tentang kepemiluan. 

Kemudian agar timbul kesadaran yang tinggi atau sikap yang positif dari siswa sebagai pemilih pemula terhadap demokrasi. 

Artinya ada rasa ingin tahu dan ingin mempelajari lebih banyak dan mau terlibat aktif dalam proses kepemiluan.

Mereka juga berpartisipasi aktif dalam memilih. Namun tujuan lanjut adalah agar pemilih pemula bisa menjadi generasi penerus penyelenggara di kepemiluan. 

Ia mengimbau agar pemilih pemula bisa berdaulat untuk memiliki kesadaran yang tinggi mengetahui apakah dirinya sudah terdaftar atau tidak sebagai pemilih. 

Jika mengetahui sudah terdaftar, maka dia harus mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang calon yang akan di pilih.
Sehingga jangan sampai dia memilih karena adanya tekanan dan paksaan dari pihak manapun. Apalagi mereka diiming-imingi dengan uang atau barang, tentu hal tersebut tidak berdaulat.

"Jadi kami ingin pemilihnya berdaulat, agar negara kita kuat," ucapnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved