Diundang Untuk Tes Ketepatan Mesin, Hendri Tekankan Ketepatan Ukuran

Hendri mengatakan bahwa kedatangan pihaknya ke SPBU ini atas undangan dari pihak SPBU yang memang menghendaki

Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Kepala Bidang Meteorologi dan Perlindungan Konsumen Hendri saat lihat ukuran di bejana. Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Disperindagnaker Mempawah melalui Kepala Bidang Meteorologi, Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Hendri, telah melaksanakan pengujian di SPBU yang terletak di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Siantan. Kamis (18/10/2018).

Hendri mengatakan bahwa kedatangan pihaknya ke SPBU ini atas undangan dari pihak SPBU yang memang menghendaki pihak unit Meteorologi untuk menguji ketepatan dari tiap - tiap mesin pompa bensin / Nozzel di Pompa Minyak milik SPBU ini.

Baca: Disperindagnaker Mempawah Tera Ulang SPBU di Siantan

Baca: Pemkab Kubu Raya Gelar Diskusi Penanganan Konflik Sosial

"Hari ini masih lanjutan sidang Pasar Tera / Tera Ulang, dan yang di SPBU ini merupakan permohonan mereka meminta untuk di lakukan pengujian Nozzel,"ujarnl Hendri

Hendri menjelaskan, bahwa tujuan pengujian ini sendiri untuk mengetahui ketepatan ukuran bahan bakar yang di keluarakan.

Ia memaparkan, selain memenuhi undangan, pihaknya setiap tahunnya juga pasti melakukan sidang langsung untuk melakukan pengujian Nozzel mesin Pompa Minyak di tiap SPBU, demi melindungi kepuasan konsumen.

Hendri mengatakan bahwa di setiap SPBU sendiri telah mempunyai SPO untuk melakukan pengukuran takaran setiap harinya di pagi hari sebelum melakukan penjualan.

"Untuk di Kabupaten Mempawah Alhamdulillah, karena SOP nya di jaga, setiap hari mereka melakukan pengecekan sendiri secara Internal, dan bila mendapati keraguan mereka langsung mengontak kita dan kita langsung turun,"ujar Hendri.

Hingga kini pihaknya masih belum mendapati adanya pihak SPBU yang nakal / curang dengan sengaja mengatur alat pompa minyak sehingga minyak yang keluar tidak sesuai dengan takaran.

"Untuk di Kabupaten Mempawah Alhamdulillah, belum ada kita temukan, dan bila mana kita menemukan bahwa sanksinya sangat berat, bisa sampai penutupan usaha, dan ada sanksi Pidana nya,"jelas Hendri.

"Dan kita dapat mengetahui bahwa bila mana ada indikasi kecurangan,kan kalau sudah kita tes, kita ada segel, jadi segel yang sudah kita pasang tidak boleh di rubah, di lepas, dan ada sanksi juga untuk ini," imbuh Hendri.

Hasil hasil pengujian yang ada, unit Meterologi dari Disperindagnaker Mempawah tak menemui adanya kendala di Nozzel Pompa Minyak di SPBU tersebut.

Iapun menghimbau kepada manager operasional SPBU yang ada untuk senantiasa melakukan pengecekan takaran di tiap - tiap mesin Pompa Minyak yang ada.

Agar jumlah takaran yang konsumen dapatkan selalu tepat dan tidak membuat kecewa konsumen.

"Kalau konsumen ndak percaya kan, konsumen ndak mau balik lagi nanti,"ujarnya.

Tags
Mempawah
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved