Satu Korban Pasutri Tenggelam Belum Juga Ditemukan, Sat Pol Air Mempawah dan Tim SAR Lakukan Ini

Sementara itu, Kasat P Airud Polres Mempawah Ipda Maryono mengungkapkan bahwa pihaknya tetap akan melakukan pencarian korban

Satu Korban Pasutri Tenggelam Belum Juga Ditemukan, Sat Pol Air Mempawah dan Tim SAR Lakukan Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Tim SAR gabungan saat susuri Sungai Kapuas cari korban hilang belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID,MEMPAWAH- Hari ke tujuh pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan pertolongan Pontianak, Pol Air Polda Kalbar, BPBD Kota Pontianak, Polsek siantan serta masyarakat dan keluarga korban belum berhasil menemukan Hamidah, istri dari Sutarjono / Tono, pasangan Suami istri yang menghilang sejak Sabtu (06/10/2018) lalu saat memancing di Desa Wajok.

Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan untuk menemukan kedua korban sudah mencapai 7 nautical mill atau sejauh 12 km hanya berhasil menemukan Sutarjono.

Baca: Hampir Sepekan Menghilang, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Pasutri Tenggelam di Sungai Kapuas

Baca: Belum Ditemukan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Wajok

"Sejak hari pertama pencarian tim SAR gabungan telah melakukan upaya optimal untuk menemukan Tono dan Hamidah, Tono sendiri berhasil ditemukan di hari kedua sedangkan Hamidah yang merupakan Istri dari korban pertama sampai saat ini belum berhasil ditemukan " ujar Hery Marantika, S. H., M. Si.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Sabtu (13/10/2018) pada media.

Lebih lanjut Hery akan mengevaluasi pencarian tersebut mengingat telah memasuki hari ke tujuh.

"Hari ini kami akan evaluasi bersama unsur yang terlibat dalam pencarian bersama keluarga korban, bahwa selama tujuh hari pencarian ini tidak terdapat tanda keberadaan ibu Hamidah, kami akan hentikan operasi SAR hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang merupakan waktu optimal dalam proses operasi SAR, akan tetapi pencarian dapat dilakukan(buka) kembali jika ada tanda yang menunjukan keberadaan ibu Hamidah ini,"terangnya.

Sementara itu, Kasat P Airud Polres Mempawah Ipda Maryono mengungkapkan bahwa pihaknya tetap akan melakukan pencarian korban sembari melakukan patroli rutin di wilayah perairan kabupaten Mempawah.

"Untuk pencarian Tim Gabungan telah dihentikan oleh Basarnas, tetapi Polair tetap melakukan pencarian sekalian giat patroli rutin, dan memberikan himbaukan kepada masyarakat perairan apabila menemukan korban untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian,"ujarnya saat di konfirmasi Tribun. Minggu 14/10/2018).

Sebelumnya diketahui Tono (50) dan Hamidah (50) merupakan pasangan suami istri ini pergi memancing menggunakan sampan disekitar sungai Kapuas sejak sabtu (06/10/2018) hingga minggu (07/10/2018) sepasang suami istri ini belum juga pulang, warga sekitar mendapatkan sampan milik korban kosong disekitar Wajok, Kec. Siantan, Kab. Mempawah.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help