LPPKM Untan Launching Alat Aerator Mobile di Mempawah

Kemenristek Dikti, melalui LPPKM Universitas Tanjungpura telah melaksanakan Launching alat Desiminasi Aerator Mobile dan Deversifikasi

Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kegiatan Launching alat Desiminasi Aerator Mobile dan Deversifikasi olahan berbasis ikan. Senin (01/10/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kemenristek Dikti, melalui LPPKM Universitas Tanjungpura telah melaksanakan Launching alat Desiminasi Aerator Mobile dan Deversifikasi olahan berbasis ikan, Senin (01/10/2018).

Kegiatan yang di laksanakan di Wisma Candramidi, kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir ini di hadiri oleh PJ Sekda Mempawah Ismail, Anggota DPR / MPR RI Katherine Angela Oendoen, Tim dari LPPKM Untan, Ibu - ibu PKK dan perwakilan dari sejumlah masyarakat Nelayan.

Dr. Ir. Yohana Sutiknyawati K.D, M.P, selaku anggota Tim LPPKM mengatakan bahwa pihaknya sedang menjalankan program Desiminasi Teknologi bagi Dosen yang mana dalam hal ini pihaknya melibatkan tokoh masyarakat dalam hal ini anggota DPRD RI bersama Pemda.

Baca: Hari Batik Nasional, Ini Lho Sejarah Batik dan 5 Motif Paling Populer

Di Mempawah pihaknya tengah membangkan sebuah alat yang bernama Aerator Mobile, yang mana alat ini dipasang di Kendaran pengangkut ikan hidup, untuk membantu mencegah ikan - ikan mati karena kekurangan oksigen selama dalam perjalanan.

Alat ini sendiri terdiri dari beberapa item, salah satunya yakni Solar Cell, yang terpasang di kendaraan yang berguna menyimpan cadangan energi, yang kemudian akan di gunakan sebagai tenaga untuk menggerakkan alat yang lainnya, dimana alat tersebut akan menghasilkan oksigen yang akan di salurkan ke air, sehingga ikan - ikan yang dibawa tidak akan mati karena kekurangan oksigen.

"Biasanya pengiriman ikan, ikannya di masukkan ke dalam plastik dan di isi okesigen, namun perjalanan yang jauh, banyak yang mati, dan alat ini akan memberikan solusi teknologi baru, karena oksigen ini akan terus di produksi, pada saat mobil ini berjalan, maupun berhenti,"ujarnya

Sehingga ia menyebutkan bahwa dengan adanya alat ini, para peternak ikan dapat menjual ikan - ikan segar dalam keadaan hidup, dan tak mati karena kekurangan oksigen.

Kemudian, pihaknya pada kesempatan ini juga malakukan launching produk hasil olahan ikan setelah melaksanakan pembimbingan pada ibu - ibu PKK yang ada di Mempawah untuk menghasilkan produk olahan dari Ikan yang banyak terdapat di Mempawah, dan berbagai bahan alami yang tersedia di Mempawah.

Di harapkan, setelah kegiatan ini, ibu - ibu yang ada dapat menjadi pionir dalam mengembangkan produk olahan dari ikan dan menyebarkan pengetahuan nya pada warga masyarakat lain.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved