AHY Tanggapi Isu Main 2 Kaki: Masalah Internal Biar Kami Yang Membahasnya

Dibelakang mereka, tampak pula orang-orang yang berkumpul mendengarkan pernyataan AHY.

AHY Tanggapi Isu Main 2 Kaki: Masalah Internal Biar Kami Yang Membahasnya
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Cagub DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/02/2017). Agus menyatakan menerima hasil Pilkada DKI Jakarta berdasarkan hasil hitung cepat dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan Agus-Sylvi yang sudah membantunya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimuri Yudhoyono (AHY) menegaskan Partai Demokrat akan terus memberikan suaranya untuk pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal tersebut disampaikan AHY seperti yang tampak dalam video yang diunggah oleh Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana di laman Twitternya, @panca66 pada Kamis (13/9/2018).

Dalam video tersebut tampak AHY berbicara dengan didampingi oleh Prabowo, Sandiaga, dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.

 Dibelakang mereka, tampak pula orang-orang yang berkumpul mendengarkan pernyataan AHY.

Baca: Tanpa Sensor, Foto Mesra Sophia Latjuba dan Jeremy Thomas Jadi Perbincangan

AHY menyebutkan, setiap partai punya kedaulatan, begitu pula dengan Partai Demokrat juga punya kedaulatan.

Untuk itu ia ingin agar urusan internal yang terjadi di Partai Demokrat untuk diselesaikan secara internal.

"Urusan internal biarkan kami yang akan membahasnya dengan baik sesuai dengan meknisme dan juga kelaziman yang berlaku di Partai kami," kata AHY.

"Yang jelas tidak berubah, sampai dengan hari ini, dan insya allah sampai akhir masa kampanye pemilu 2019 ini, Partai Demokrat akan terus bersama Pak Prabowo dan Bang Sandi untuk bisa menyukseskan beliau, mengantar beliau-beliau ini menjadi pemimpin yang amanah yang adil utk kita semua," tegasnya.

Terkait isu politik dua kaki yang beredar, AHY menjelaskan, kaki kanan digunakan untuk menyukseskan pemilihan presiden, sedangkan kaki kiri untuk pemilihan legislatif yang tidak boleh ditinggalkan.

"Yang jelas kalau ada yang bicara dua kaki, ya memang harus berjalan dua kaki. Kalau satu, pincang dong?" kelakar AHY yang kemudian disambut tawa oleh orang-orang yang mendengarkan.

AHY meyebutkan, tahun 2019 merupakan momentum yang berbeda.

Baca: Prabowo Subianto Peluk Andi Arief, Singgung Asia Sentinel Yang Sudutkan SBY

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan pada pemilu pada tahun ini memiliki karakter yang berbeda dibandingkan dengan pemilu sebelum-sebelumnya.

Halaman
1234
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved