840 Lulusan IKIP PGRI Pontianak Diwisuda, Dea Armelia Lulusan Terbaik dengan IPK 3,93

Dalam wisuda IX, IKIP PGRI memberikan penghargaan kepada 10 wisudawan terbaik mewakili 10 program studi.

840 Lulusan IKIP PGRI Pontianak Diwisuda, Dea Armelia Lulusan Terbaik dengan IPK 3,93
ISTIMEWA
Senat IKIP PGRI Pontianak diabadikan bersama undangan pada wisuda IX, Kamis (13/9/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Institute Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak, Kamis (13/9) mewisuda 840 lulusannya.

Acara yang digelar digedung Pontianak Convention Center (PCC) tersebut dihadiri Pejabat dari L2 Dikti Wilayah XI, Forkopimda Provinsi Kalbar, Ketua PGRI dan Ketua YPLP SPT PGRI Kalimantan Barat, Rektor, Senat, Dosen dan Staf IKIP PGRI Pontianak, Para Wisudawan beserta kerabat serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam, M.Pd, Kons mengatakan, IKIP PGRI Pontianak memasuki tahun kelima dari periode 5 tahun pertama masa transisi penyelenggaraan perguruan tinggi dari status STKIP PGRI menjadi IKIP.

Baca: Beri Efek Jera, Polantas Singkawang Hukum Push Up Pelanggar Lalu Lintas

Dengan perubahan status ini, IKIP PGRI dituntut untuk selalu mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan kemajuan zaman baik sekarang dan masa yang akan datang,katanya.

IKIP PGRI Pontianak sembung Rustam, selalu berusaha meningkatkan kualitas proses akademik, baik itu proses pendidikan maupun penelitian dan juga kualitas proses managemen.

"Dengan perubahan status, secara berkelanjutan dan komitmen bersama dengan pondasi regulasi restrukturisasi managemen dan organisasi, IKIP PGRI Pontianak ingin menfasilitasi pelaksanaan pengelolaan dan pembinaan SDM maupun Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan lebih serius dan terencana guna mencapai visi yang telah ditetapkan bersama," paparnya.

Rustam  berpesan kepada wisudawan/i bahwa program sarjana merupakan proses added value bagi peserta didik dalam penambahan pengetahuan serta wawasan dalam bidang ilmu terkait.

"Lebih dari proses added value ini, harus merupakan proses kemandirian para peserta didik dalam melakukan riset/penelitian, sehingga diharapkan dengan selesainya program pendidikan ini para wisudawan atau wisudawati dapat terus mengembangkan minatnya dalam berbagai kajian bidang ilmu dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa, khususnya  Kalbar," pesan Rustam.

Dalam wisuda IX, IKIP PGRI memberikan penghargaan kepada 10 wisudawan terbaik mewakili 10 program studi.

Baca: Anggota DPRD Sambas Damba Peningkatan Produksi Pertanian

Dea Armelia dari Prodi Pendidikan Matematika terpilih menjadi yang terbaik dengan IPK 3,93. Diwawancara koran ini, Dea Armelia merasa bahagia karena proses pencapaian dirinya telah sesuai yang diinginkan.

"Sebenarnya predikat ini bukanlah tujuan tapi proses yang saya lalui dari menetapkan goal, melakukan planing dan targeting. Alhamdulillah bisa terwujud tidak sekedar wacana," ungkap Dea Armelia.

Dalam wisuda dengan 39 orang meraih predikat cum laude tersebut, disampaikan pula Stadium General oleh Dr. Annurahman, M.Pd dengan tema Membangun Gerakan Literasi di dalam kelas.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help