Kejari Sanggau Segera Limpahkan Tersangka Tipikor Jalan Bonti-Bantai ke Pengadilan

Ia menjelaskan, ketiga tersangka saat ini sedang menjalani tahanan. Untuk ARS dan Sk alias A dalam tahanan Rutan Sanggau.

Kejari Sanggau Segera Limpahkan Tersangka Tipikor Jalan Bonti-Bantai ke Pengadilan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Kajari Sanggau, Idris M Shite (kanan) bersama Kasi Pidsus Kejari Sanggau, Ulfan Yustian Arif (kiri). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sanggau, Ulfan Yustian Arif menyampaikan, Tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Bonti-Bantai tahun anggaran 2016 akan segera memasuki babak baru.

“Hari ini tahap II, rencananya pekan depan kita limpahkan ke Pengadilan, ” katanya, Rabu (12/8/2018).

Baca: Gelar Quik Program 6, Kasat Pol Airud Galakkan Revolusi Mental

Baca: Saat Ini, Stok Darah Semua Golongan Di Markas PMI Sanggau Kosong

Ketiga tersangka tersebut diantaranya, ARS (PNS) dan menjabat sebagai PPK, pemilik perusaan inisial S dan SK alias A yang diketahui sebagai pelaksana proyek.

Ia menjelaskan, ketiga tersangka saat ini sedang menjalani tahanan. Untuk ARS dan Sk alias A dalam tahanan Rutan Sanggau sementara S menjalani tahanan kota.

Sebelumnya diberitakan, Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih empat jam di Kejaksaan Negeri Sanggau, sekitar pukul 13.00 Wib, oknum PNS di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sanggau inissial ARS ditahani penyidik Kejaksaan Negeri Sanggau ke Rutan klas IIB Sanggau, Rabu (11/7/2018).

ARS ditahan karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi atas pekerjaan jalan Bonti-Bantai Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau tahun 2016 dengan nilai proyek Rp 2.765.581.000.

“Pada waktu itu ARS ini menjabat sebagai PPK dan terakhir jabatannya adalah Kabid Di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, ” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M Idris F Sihite didampingi Kasi Pidsus Ulfan Yustian Arif dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sanggau Iman Khilman saat menggelar konprensi pers di Aula Kejaksaan Negeri Sanggau, Rabu (11/7/2018) sore.

Tidak hanya ARS, sebelumnya penyidik Kejaksaan Negeri Sanggau juga telah menetapkan tersangka lainnya berinisial A (pelaksana) dan S (pemilik perusahaan).

“Mereka sebelumnya telah kita tetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan nomor:PRINT -01.a/Q.1.14/Fd.1/03/2018 pada tanggal 29 Maret 2018, ” katanya. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved