Dapat Kunjungan dari Komisi 1 dan Pemkab, Karutan Ajukan Beberapa Permohonan Terkait Keamanan

Yang pertama yakni Pengajuan permohonan bantuan sarana dan prasarana dari subseksi pengamanan rutan...

Dapat Kunjungan dari Komisi 1 dan Pemkab, Karutan Ajukan Beberapa Permohonan Terkait Keamanan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Pemberian Cinderamata Kapal Pinisi dari Koran dari Rutan ke Anggota DPRD, Rabu (12/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONRTIANAK.CO.ID,MEMPAWAH- Ka Rutan Kelas 2 B Mempawah H.M. Hidayah menyambut baik kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Komisi 1 serta perwakilan dari Dinas - Dinas Terkait ke Rutan yang ia pimpin. Rabu (12/09/2018).

Pada kesempatan ini, Hidayah memaparkan beberapa kebutuhan didalam Rutan yang ia pimpin.

Baca: Gandeng Berbagai Dinas Kunjungi Rutan, Ini Harapan Anggota Komisi 1 DPRD Mempawah

Baca: Komisi 1 DPRD Mempawah Kunjungi Rutan, Hidayah Minta Bantuan Ini

Yang pertama yakni Pengajuan permohonan bantuan sarana dan prasarana dari subseksi pengamanan rutan, yakni Permohonan pembuatan ruang tamu dan ruang penggeledahan kunjungan, Permohonan pengadaan air bersih dalam rutan, Permohonan renovasi ruang kunjungan besukan, permohonan penambahan bak air toilet di setiap kamar hunian.

Kemudian, pengajuan permohonan bantuan sarana dan prasarana dari subseksi pengelolaan dan subseksi pelayanan tahanan, yang antara lain adalah Perbaikan jalan keliling Rutan pemasangan lampu penerangan tembok dengan perincian 12 titik lampu, lalu sarana kesehatan seperti tempat tidur dan obat-obatan, Foging minimal 1x per 3 bulam, BPJS Kesehatan untuk warga binaan, serta kegiatan kemandirian bagi warga binaan.

Hidayah mengatakan bahwa permohonan yang pihaknya ajukan sangat rentan dengan keamanan, dan untuk kebutuhan lainnya,pihaknya sudah mengajukan ke Kementrian Pusat.

Ia mengatakan bahwa terkait beberapa hal didalam rutan, dapat berdampak kekeamanan.

"Yang di ajukan ini yang memang berkaitannya dengan keamanan, seperti contoh terkait bak mandi saja dapat memicu kericuhan, yang seharusnya mandi pake gayung, ini pake ember, sehingga ada yang tidak kebagian,"ungkapnya.

Iapun menghimbau agar pihak - pihak terkait dalam pemerintah daerah dapat berperan aktif didalam program yang ada di dalam Rutan.

"Saya berharap di yang akan datang pihak terkait ada yang menyiapkan kembali program - program seperti Keterampilan yang bisa untuk mempersiapkan bagi warga binaan agar bisa di terima dan kembali ke masyarakat,"ujarnya.

Pihaknya pun menyerahkan seluruh keputusan terkait program yang ada kepada anggota Dewan di Komisi 1, dan dinas - dinas terkait yang turut hadir pada kegiatan ini.

"Untuk yang urgent nya kami tidak bisa memaksakan, karena inikan tergantung instansi yang berbeda, jadinkami serahkan ke komisi 1 dan pihak dinas untuk berdiskusi poin - poin mana yang lebih di utamakan,"harapnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved