Mahasiswa Berbagai Negara Ikut Tanam Bibit Mangrove di Mempawah Mangrove Park
Tak perduli berlumpur dan kotor, para peserta ini terlihat bahagia berlumpur ria untuk menanam mangrove.
Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto
TRIBUNPONTIANAL.CO.ID,MEMPAWAH- Minggu (26/8/2018) pagi, Mempawah Mangrove Park yang teletak di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Mempawah di padati oleh muda mudi atau mahasiswa berasal dari berbagai daerah bahkan luar negeri.
Mereka yang kebanyakan yang berasal dari luar negeri, yang saat ini tengah mengikuti kegiatan JSP (Join Summer Program) / Summer Camp di Kabupaten Mempawah. Mereka semua tampak asik terjun ke lumpur untuk menanam Mangrove.
Tak perduli berlumpur dan kotor, para peserta ini terlihat bahagia berlumpur ria untuk menanam mangrove.
Baca: Syafrudin : Mancing Udang Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan
Raja Fajar Azansyah, Ketua Mempawah Mangrove Concervation yang merupakan penggiat lingkungan mengatakan bahwa dalam rangka memperingati hari ulang tahun Mempawah Mangrove Park yang ke 2, maka di gabungkan lah kegiatan Join Summer Program (JSP)/Summer Camp dengan agenda Mempawah Mangrove Festival.
Peserta JSP ini berasal dari berbagai negara, antara lain Taiwan, Malaysia, Bruney Darussalam, Jepang, dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Baca: Puas, Pengunjung Akui Keindahan Panorama Pantai Temajuk
Mempawah Mangrove Festival sendiri digelar sejak tanggal 25 - 28 Agustus 2018, yang akan di isi dengan berbagai kegiatan, satu di antaranya adalah menanam mangrove bersama di Mempawah Mangrove Park seperti yang di lakukan pagi ini.
Fajar berharap dengan adanya Kegiatan ini diharapkan mampu membantu mengkampanyekan "save mangrove" secara lebih luas.
"Keterlibatan peserta summer camp, tentunya akan berdampak luas terhadap kampanye tersebut, yakni kampanye save mangrove,"ujarnya.
Selain itu di harap pula kedepan, Mempawah Mangrove Park dapat menjadi wadah para penggiat dan pemerhati lingkungan.
Selanjutnya, Youma (18) mahasiswa asal Jepang yang ikut dalam kegiatan ini mengatakan bahwa ia sangat senang dengan kegiatan menanam Mangrove ini.

Kendati Indonesia sedikit lebih panas di bandingkan negaranya, ia menikmati suasana di Indonesia.
Kemudian, Chia Yen (21) mahasiswa asal Taiwan, iapun merasakan hal serupa.
Ia menyukai ketika proses menanam Bibit mangrove ini.
Keduanya mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya, iapun merasakan sensasi yang luar biasa ketika menanam Mangrove ini, dan berharap Bibit Mangrove yang di tanamnya akan tumbuh hingga menjadi Mangrove Dewasa.