Api Kecil Bisa Berdampak Besar, Kapolda: Warga Harus Saling Bantu Memadamkannya
Melarang masyarakat melakukan pembakaran lahan, karena akan berdampak besar di musim kemarau ini
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kapolda Kalbar Irjen Polisi Drs Didi Haryono SH MH, menegaskan bahwa sumber api yang kecil juga akan berdampak pada potensi kebakaran besar. Maka dari itu, masyarakat diminta jangan membakar lahan, hutan, pekarangan pada musim kemarau panjang ini.
“Melarang masyarakat melakukan pembakaran lahan, karena akan berdampak besar di musim kemarau ini,” kata Didi Haryono, Kamis (23/8/2018).
Didi Haryono mengajak semua lapisan masyarakat untuk saling bahu membahu memadamkan api kebakaran. Karena hal itu penting dilakukan guna pencegahan.
Baca: Malu dan Segan Terhadap Senior, Ini Saran dari Motivator Karir Dr Chairul Fuad
“Mengajak masyarakat lebih peduli dan lebih sensitif agar membantu petugas untuk memadamkan lahan-lahan yang terbakar di sekitar lingkungannya,” ujar Didi Haryono .
Didi Haryono berharap masyarakat melaporkan dan dokumentasikan orang yang melakukan pembakaran.
“Bila perlu viralkan!. Biar menjadi petunjuk bagi petugas dalam melakukan penindakan,” ucapnya.
Didi Haryono menegaskan dan mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan di Kalbar.
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, juga berharap kepada para petugas di lapangan untuk tetap solid dan jaga sinergitas.
“Perlu kesabaran walau dihadapkan dalam kegiatan pemadaman di sana sini dan jaga keselamatan dari api di lahan gambut yang tidak kelihatan,” tegas Kapolda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/didi-haryono_20180823_151253.jpg)