Pileg 2019

Jelang Penetapan DCS, Panwaslu Kota Pontianak Belum Temukan Bacaleg Korupsi

Termasuk juga di antaranta tentang kemungkinan penggunaan ijazah palsu oleh para bacaleg, utamanya pada berkas ijazah paket.

Jelang Penetapan DCS, Panwaslu Kota Pontianak Belum Temukan Bacaleg Korupsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Panwaslu Kota Pontianak, Budahri 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Panwaslu Kota Pontianak Budahri mengatakan setelah melakukan proses verifikasi terhadap bacaleg DPRD Kota Pontianak belum ditemukan adanya laporan bacaleg korupsi dan napi dari kasus bandar narkoba dan kejahatan seksual.

Termasuk juga di antaranta tentang kemungkinan penggunaan ijazah palsu oleh para bacaleg, utamanya pada berkas ijazah paket.

"Belom ada kita temukan untuk ijazah palsu. Tapi untuk surat keterangan ada. Namum apakah KPU harus melakukan penelusuran kelapangan atau tidak kita belum tau," ujarnya.

Baca: Pengamat: Pilpres 2019 Lebih Pada Kualitas Cawapres

Ia mengatakan terdapat bacaleg yang menyatakan ijazahnya telah hilang. sehingga dinas pendidikan ditempat daerah yang mengeluarkan surat keterangan yang menyatakan bahwa pernah mengeluarkan ijazah yang dimaksud.

"Kalau merasa ragu mungkin KPU perlu menelusuri kelapangan. Jika tidak ragu tidak perlu di telusuri," ujarnya.

Kendati demikian, Budahri mengatakan belum ada kesalahan vatal yang dilakukan oleh bacaleg yang membuat statusnya TMS.

"KPUpun tanpa adanya rekomendasi dari Panwaslu boleh melakukan penulusuran kebawah terkait kelengkapan dan verifikasi berkas bacaleg," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help