Kaesang Target Buka 300 Cabang Sang Pisang

Tren kue artis yang banyak buka cabang dan hanya ramai di awal,sirinya dan tim telah menyiapkan strategi untuk tetap bertahan dalam bisnis

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
Kaesang Pangarep, Owner Sang Pisang yang juga merupakan putra bungsu Presiden RI Joko Widodo hadir menjadi pembicara utama dalam Seminar Public Lecture Enterpreneurshipdi Aula Kampus Widya Dharma Pontianak, Minggu (29/7/2018). 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kaesang Pangarep, Owner Sang Pisang yang juga merupakan putra bungsu Presiden RI Joko Widodo hadir menjadi pembicara utama dalam Seminar Public Lecture Enterpreneurship di Aula Kampus Widya Dharma Pontianak, Minggu (29/7).

Kaesang sendiri sebelumnya sudah dikenal sebagai vloger, bahkan ia pun sempat muncul dalam film `Cek Tokoh Sebelah'. Kehadirannya di Pontianak, terkait peresmian outlet Sang Pisang di Pontianak yang menjadi cabang ke-27 miliknya. Outlet ini berlokasi di Jl Gusti Hamzah Pontianak.

Baca: Bulan Agustus, Pengurus IOF Kalbar baru Dikukuhkan di Mempawah

Baca: Kadisperindag Kalbar Dorong Ekspor Produk UMKM

Menurutnya tak ada alasan khusus Sang Pisang masuk Pontianak. "Sang Pisang buka di sini karena pas saya lewat sini saja," canda Kaesang.

Dilanjutkannya, ia sendiri menargetkan tahun ini bisa membuka hingga 300 cabang Sang Pisang. "Jadi minimal di tiap kota ada cabang dan harapannya bisa buka di seluruh Indonesia," ujarnya.

Dia menyampaikan terkait tren kue artis yang banyak buka cabang dan hanya ramai di awal, Kaesang mengaku tidak takut. Dirinya dan tim telah menyiapkan strategi untuk tetap bertahan.

"Namanya brand itu pasti ramai di awal, namanya usaha pasti seperti itu, Cuma kita ada strategi gimana caranya nanti kita bisa lebih namanya bertahan. Di awal itu mungkin penjualan bisa sampai 10 kali lipat , kan nanti pasti ada masa stabilnya. Jadi bukan dilihat awal-awalnya ramai habis itu sepi , bukan seperti itu. Strategi tetap ada," kata Kaesang.

Baca: Kecelakaan di Sintang, Mobil Ringsek, Novie: Itu Mobil Suamiku!

Baca: Danlanud Supadio Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Dharma Patria Jaya

Meski pun menjadi putra orang nomor satu di Indonesia, tak lantas menjadikannya santai. Pertanyaan soal kenapa tak ambil proyek pemerintahan, ditanggapi santai olehnya.

"Bapak saya kan tidak selamanya jadi Presiden. Dari sejak dulu, bapak pesan ke saya, jadi anak jangan merepotkan orang tua, upayakan berjuang sendiri. Bapak saya gak pernah kasi modal dalam bentuk uang, tapi hanya support," ujar mahasiswa Singapore Institute of Management University ini.

Dia menilai inilah motivasi dan dukungan yang diberikan orangtuanya dalam memulai terjun ke bisnis. Sebelum Sang Pisang, Kaesang juga menggarap bisnis penjualan kaos.

Pria kelahiran Desember 1994 ini pun membagi tips dalam menjalan bisnis kepada ratusan mahasiswa yang hadir dalam seminar. Langkah awal adalah membangun tim yang solid. Kaesang dalam menjalankan usahanya, tak segan merekrut para profesional dan mengaji dengan harga profesional pula.

"Bagi yang belum 'kuat modal' jangan khawatir, kalian terapkan sistem membangun kepercayaan. Langkah lainnya cari profesional yang sudah bosan dengan kerjaan sebelumnya. Itu di tim saya, ada yang sebelumnya kerja di tempat yang sudah terkenal dengan gaji besar pula. Tapi dia keluar dan ikut membangun Sang Pisang," kata Kaesang.

Langkah kedua dalam berbisnis yakni memanfaatkan media sosial. Bila perlu cari endorse dari orang- orang yang punya banyak followers. "Kita harus berani memanfaatkan momentum," sampainya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved