Politik Uang Menjadi Tantangan Jayadie Sebagai Caleg 2019

Apa tantangan Pileg tahun 2019 mendatang, Jayadie mengakui adalah persoalan politik yang akan merusak politik di tengah-tengah masyarakat.

Politik Uang Menjadi Tantangan Jayadie Sebagai Caleg 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Caleg tahun 2019 dari partai PKB di Kabupaten Kapuas Hulu, Jayadie. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bakal Calon Legislatif (Caleg) tahun 2019 dari partai PKB, Jayadie menyatakan, kalau dirinya ayah siap untuk bertarung di pesta demokrasi dalam pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang.

"Insya Allah sejauh ini kita sudah siapkan hampir sekitar 30 Desa, yang menyatakan siap mendukung dan baru sekitar 3 kecamatan kita datangi dari ke 6 kecamatan di Dapil 3," ujarnya kepada Tribun, Selasa (17/7/2018).

Baca: Pontianak Nominasi Kota Potensial Kategori Investasi

Baca: Yuk Lihat Suasana Donor Darah di Kejaksaan Negeri Mempawah, Ada Polwan Juga Loh

Baca: Ternyata Pesulap Asal Kalbar Ini Telah Berikan Clue Siapa Pemenang Piala Dunia 2018, Ini Buktinya

Caleg nomor urut 2 itu menuturkan, setelah DCT dirinya akan kunjungi semuanya di setiap Desa di 6 Kecamatan Dapil 3 yaitu, Kecamatan Bunut Hilir, Jongkong, Boyan Tanjung, Selimbau, Pengkadan dan Hulu Gurung.

"Walaupun sejauh ini politik yang makin panas di tengah-tengah persaingan di 16 Parpol, kita PKB tetap optimis bisa meraih hati simpatisan masyarakat," ucapnya.

Terus apa tantangan Pileg tahun 2019 mendatang, Jayadie mengakui adalah persoalan politik yang akan merusak politik di tengah-tengah masyarakat.

"Kita lakukan politik dengan niat ibadah, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan tapi, lebih mengedepankan kepentingan umat dan masyarakat kita saat ini," ujarnya.

Menurutnya, yang mana persaingan politik yang kotor selalu dimainkan, tapi memang inilah tugas pelaku politik untuk mengubah pola pikir politik yang rusak. "Jadi politik ibadah itu memang agak susah, tapi akan jauh susah kalau kita tdk berani ambil tantangan ini untuk perubahan," ucapnya.

Jayadie juga menawarkan, kalau PKB punya komitmen asalkan bisa masuk dalam KPU Kali ini, maka PKB pasti dapat kursi, dan jika sudah dapat kursi akan panggil semua tim setiap kecamatan, kawal anggaran yang memang sudah menjadi hak.

"Kita tahu bahwa tugas seorang legislatif atau anggota dewan adalah, ada 3 yaitu menentapkan anggaran, mengawasi anggaran serta membuat Perda," ujarnya.

Selain itu kata Jayadie, di legislatif sangat terbatas anggaran, sehingga harus mengunakan potensi di legislatif untuk melobi anggaran di Provinsi dan Pusat demi pembangunan di setiap basis yang prioritas dan Kapuas Hulu pada umumnya.

"Jadi kalau target suara, saya manimal 8 ribu suara, untuk dapil tiga. Dimana jumlah DPT dapil tiga sekitar 60 ribu pemilih. Minta doa seluruh masyarakat Kapuas Hulu, supaya target tercapai," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help