Rayakan HUT ke 50, BPJS Kesehatan Singkawang Berbagi ke Panti Asuhan

Kepala BPJS kesehatan Singkawang turun melayani peserta secara langsung di Kantor Kabupaten Sambas.

Rayakan HUT ke 50, BPJS Kesehatan Singkawang Berbagi ke Panti Asuhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
BPJS kesehatan singkawang kembali menyambut HUT nya dengan memberikan bantuan kepada 38 anak di Panti asuhan Achmad Yani Singkawang, Rabu (11/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dalam rangka Hut BPJS Kesehatan yang ke 50, BPJS Kesehatan Singkawang melaksanakan serangkaian kegiatan, jika sebelumnya diadakan Eksekutif Frontliner.

Kepala BPJS kesehatan Singkawang turun melayani peserta secara langsung di Kantor Kabupaten Sambas.

Kali ini BPJS kesehatan singkawang kembali menyambut HUT nya dengan memberikan bantuan kepada 38 anak di Panti asuhan Achmad Yani Singkawang, Rabu (11/7/2018).

Baca: Mau Daftar Caleg, Simak Penjelasan KPU Singkawang

Baca: Sat Lantas Ingatkan Pelajar Jangan Seperti Topeng Monyet

Baca: Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Akan Gelar Razia Rutin

Bantuan yang diberikan akan di pergunakan untuk membeli kebutuhan Sekolah anak anak di panti asuhan tersebut mengingat sebentar lagi akan dimulainya tahun ajaran baru.

Kepala BPJS kesehatan Singkawang Mardani mengatakan rangkaian kegiatan ini kami lakukan serentak seindonesia dalam rangka menyambut Hut ke 50 ini.

“Kemarin Eksekutif Fronliner tujuannya untuk menyapa langsung peserta dan mengetahui apa keluhan peserta, kali ini kami ingin berbagi sebagai rasa bersyukur kami BPJS Kesehatan telah berjalan selama 50 tahun ini,” ungkapnya.

BPJS Kesehatan HUT ke 50 jatuh pada tanggal 15 juli 2018, dihari tersebut akan digelar Upacara serentak di seluruh Kantor BPJS Kesehatan seindonesia.

Bapak Kamaludin selaku Pimpinan Pengurus yayasan Panti asuhan Singkawang menyampaikan rasa terima kasihnya atas Kunjungan BPJS Kesehatan.

“Kami ucapkan terima kasih banyak atas kehadiran bapak kepala BPJS Kesehatan Singkawang ditengah kami dan mau memperhatikan anak anak yatim di panti asuhan ini, semoga bantuan ini akan ganti berlipat ganda oleh Allah SWT,” tuturnya.

Kamaludin juga menyampaikan pengalamannya saat keluarganya dan anak anak panti asuhan menggunakan kartu JKN. Menurutnya tidak ada Perbedaan saat anak anak panti mengunakan kartu JKN KIS meskipun mereka Kelas III.

“Ayah saya pernah dirawat pakai JKN, alhamdulilah semuanya dijamin tidak ada kendala, anak anak panti juga pernah dirawat mengunakan JKN juga gak ada dibeda bedakan pas di rumah sakit padahal mereka kelas III yang bantuan pemerintah,” jelasnya.

Kamaludin berharap BPJS Kesehatan terus ada untuk menjamin kesehatan masyarakat indonesia terutama anak yatim piatu seperti ini.

“karena kami telah merasakan pentingnya punya jaminan kesehatan ketika Sakit," tutupnya. (*/doi)

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved