Desa Wisata Sebagai Solusi Pemasaran Tenun Sambas

Selama dua bulan di NTT, ia juga pernah melihat cara warga setempat memasarkan tenun ikat, dengan membangun Desa Wisata.

Desa Wisata Sebagai Solusi Pemasaran Tenun Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Hikmah Trisnawati, Dosen Pariwisata Poltesa saat menghadiri FGD pengembangan Desa Wisata Tenun Sambas, yang digelar Jejaring Wisata Kalimantan Barat bersama Bank Indonesia, di Kantor Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Hikmah Trisnawati, Dosen Pariwisata Poltesa menilai, sejumlah informasi yang disampaikan dari BPD Desa Sumber Harapan dan Pokdarwis, memperlihatkan bahwa para perajin tenun, saat ini membutuhkan pemasaran produk-produk tenun Sambas.

Lantaran selama ini berbagai pihak telah cukup banyak yang memberikan perhatian dengan pelatihan, namun justru saat ini para perajin tenun membutuhkan pasar untuk memasarkan produk-produk tenun mereka.

"Tadi ada masukan dari Bapak Mahyudin, Ketua BPD Sumber Harapan. Yang mengungkapkan sudah banyak pelatihan, namun belum ada terkait pemasarannya. Jadi ini lah solusinya, dengan membangun Desa Wisata. Supaya pemasarannya lebih mudah, ini satu di antara caranya," ungkapnya saat menghadiri FGD pengembangan Desa Wisata Tenun Sambas, yang digelar Jejaring Wisata Kalimantan Barat bersama Bank Indonesia, di Kantor Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis (12/7/2018).

Baca: Prediksi Prancis Vs Kroasia, Ramalan dan Hasil Final Piala Dunia 2018, Pemenangnya Juara Dunia Baru

Hikmah mengisahkan, selama dua bulan di NTT, ia juga pernah melihat cara warga setempat memasarkan tenun ikat, dengan membangun Desa Wisata.

"Dengan Desa Wisata, bule-bule banyak beli tenun-tenun warga di sana, seperti itu lah kira-kira," sambungnya.

Ia mengharapkan, dengan adanya kolaborasi seluruh pihak. Sehingga dapat terwujudnya Desa Wisata Tenun Sambas di Dusun Semberang. Sehingga akan menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Sambas.

Sebelumnya diberitakan,
Jejaring Wisata Kalimantan Barat bersama Bank Indonesia, menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengembangan Desa Wisata Tenun di Sambas di Kantor Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis (12/7/2018).

Tampak hadir, Staf Ahli Bupati Sambas, I Ketut Sukarja. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Agus Supardan, kemudian dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sambas. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Pemerintah Desa Sumber Harapan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Perajin Tenun, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Sambas.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help