Apresiasi Jewita-BI Dorong Desa Wisata Tenun Sambas, Disparpora Terus Berikan Binaan

Menurut Mirza, pada tahun 2019, pihaknya juga akan terus melakukan kegiatan pembinaan-pembinaan semacam ini.

Apresiasi Jewita-BI Dorong Desa Wisata Tenun Sambas, Disparpora Terus Berikan Binaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Jejaring Wisata Kalimantan Barat bersama Bank Indonesia, menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengembangan Desa Wisata Tenun di Sambas di Kantor Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -Kabid Pemasaran dan Kelembagaan Disparpora Sambas, Mirza Syarwani menegaskan pada tahun 2018 ini pihaknya ada mengadakan kegiatan dalam bentuk pembinaan.

Pada April-Mei 2018 lalu, pihaknya telah melakukan pelatihan-pelatihan peningkatan kegiatan di dalam kelompok-kelompok binaan.

Baca: Jewita-BI Gelar FGD Pengembangan Desa Wisata Tenun Sambas

Baca: Wow, Ini Sederet Kegiatan Ini Yang Dilaksanakan Polres Sambas Saat Peringati Hari Bhayangkara

"Bagaimana memajukan dan mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Sambas," ungkapnya saat FGD pengembangan Desa Wisata Tenun di Sambas di Kantor Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis (12/7/2018).

Menurut Mirza, pada tahun 2019, pihaknya juga akan terus melakukan kegiatan pembinaan-pembinaan semacam ini.

Tentunya nanti akan lebih berkembang lagi, ke desa-desa yang lain.

"Hanya untuk pengembangan Desa Tenun Sambas, kami tahun ini masih belum ada arah ke sana. Makanya kami merasa sangat terbantu dari Jewita yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia, untuk mendorong ke arah itu," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Jejaring Wisata Kalimantan Barat bersama Bank Indonesia, menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengembangan Desa Wisata Tenun di Sambas di Kantor Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis (12/7/2018).

Tampak hadir, Staf Ahli Bupati Sambas, I Ketut Sukarja. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Agus Supardan, kemudian dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sambas. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Pemerintah Desa Sumber Harapan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Perajin Tenun, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Sambas.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help