Ramadan Inflasi Kota Pontianak Tembus 1,44 Persen
Tingginya permintaan masyarakat membuat harga beberapa komoditas mengalami kenaikan.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Madrosid
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Momen Ramadan ditandai dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Tingginya permintaan masyarakat membuat harga beberapa komoditas mengalami kenaikan.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar melalui website resmi merilis perkembangan inflasi Juni 2018 di Kota Pontianak menembus angka 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 144,45.
Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan inflasi Mei 2018 yang hanya berkisar 0,36 persen.
Baca: Ramadan Inflasi Nasional Tetap Terkendali
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks pada enam kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks dari yang tertinggi secara berurutan yaitu kelompok bahan makanan 3,56 persen, transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 2,68 persen, dan sandang 0,55 persen
Sedangkan perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,41 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,15 persen, dan kesehatan 0,01 persen.
Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Pontianak pada Juni 2018 terjadi inflasi 1,44 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 142,40 pada Mei 2018 menjadi 144,45 pada Juni 2018. Tingkat inflasi tahun kalender Juni 2018 sebesar 3,18 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2018 terhadap Juni 2017) sebesar 3,22 persen.