Yon Armed Ngabang Latihan Perdana Menggunakan Kalibrasi Meriam 155
Tujuan pelaksanaan menembak kalibrasi meriam 155 mm/Trk adalah, untuk mengetahui kecepatan Vo Max pada saat ditembakan
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Prajurit Batalyon Artileri Medan (Armed) 16/Komposit melaksanakan kegiatan menembak kalibrasi meriam 155mm/Trk yang pertama kali, di Dusun Mianas, Desa Sumsum Kecamatan Mandor pada Kamis (28/6/2018).
Komandan Batalyon Armed 16/Komposit, Letkol Arm Victor Jacob Lucas Lopulalan memimpin kegiatan penembakan bersama Komandan Baterai Tempur Adhi Lettu Arm Ridwan Guna Wijaya.
Baca: Argentina Angkat Kaki di Piala Dunia, Misteri Karir Sang Pelatih Jorge Sampaoli
Baca: Yuskam Prediksi Spanyol Menang Tipis atas Tuan Rumah
Baca: Delapan Anggota Polres Sintang Mendapatkan Kenaikan Pangkat
Serta Komandan Latihan Dirlitbang Pussenarmed Letkol Arm Arif S, dengan sasaran penembakan yaitu di lahan milik kosong milik Pemda Kabupaten Landak yang merupakan Kawasan Industri Mandor 1 (KIM 1) Kabupaten Landak.
Latihan menembak meriam 155mm/Trk ini juga dihadiri oleh Mayor Arm La Ode dan Mayor Arm Andi Afandi, serta Kepala Desa Sum Sum Taecun, Pasirah (Kepala Suku) Thomas More Nilai, GM GRS Mandor LM Adipati Ginting, Perwakilan PT IGP Nico dan Hendrik.
Perwakilan BPD Mianas Rafael Rinto dan Agustinus S, Babinsa Mianas Serda Marcelius P, dan disaksikan oleh seluruh masyarakat Dusun Mianas dan warga sekitarnya dengan penuh antusias.
Tujuan pelaksanaan menembak kalibrasi meriam 155 mm/Trk adalah, untuk mengetahui kecepatan Vo Max pada saat ditembakan dan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan Prajurit Yonarmed 16/ Komposit.
"Ini baru pertama kali kita laksanakan latihan menggunakan senjata baru, dan kita memang kessulitan mencari lahan. Namun Pemda Landak memberikan kita lokasi di Mandor ini untuk latihan," ujar Danyon Armed Letkol Arm Victor Jacob kepada Tribun pada Minggu (1/7/2018).
Dijelaskan Danyon, sasaran kegiatan ini juga dengan harapan anggota mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai jabatan. "Tentu ini juga untuk menambah dan mengasah kemampuan prajurit," ungkapnya.
Terutama senjata meriam yang baru ini, merupakan senjata yang harus benar-benar bisa digunakan dengan baik.
"Dapat menghitung akurasi tembakan dalam memberikan bantuan tembakan (Bantem), khususnya pucuk yang melaksanakan tembak tinjau," pungkasnya.