Perkembangan Arboretum Sylva Untan, Kini Jadi Sarana Bagi Banyak Keperluan Edukasi

Areal Pelestarian Plasma Nutfah (Arboretum) Sylva Untan pada awalnya didirikan untuk 'misi' penyelamatan plasma nutfah

Penulis: Ishak | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Mahasiswa semester 8 Fakultas Kehutanan (Fahutan) Heriansyah, tunjukkan beberapa suasana di kawasan Arboretum Sylva Untan, saat ditemui, Jumat (22/06/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Areal Pelestarian Plasma Nutfah (Arboretum) Sylva Untan pada awalnya didirikan untuk 'misi' penyelamatan plasma nutfah. Khususnya tanaman endemik di Kalbar.

Namun, seiring berjalannya waktu, perab tersebut pun tampaknya kian luas. Ada banyak manfaat yang diberikan 'kawasan hutan' di lingkungan kampus Untan yang dikelola para mahasiswa di kampus Fakultas Kehutanan (Fahutan) Untan ini.

"(Perkembangannya) Sangat bagus. Karena selain sarana pendidikan bagi mahasiswa kampus kami, juga bisa jadi sarana edukasi bagi pihak luas secara umum," ujar satu dari mahasiswa Fahutan Untan, Heriansyah (24), Jumat (22/06/2018).

Baca: Sejak 1983-an, Pepohonan di Arboretum Sylva Untan Ada yang Berusia Hampir Setengah Abad

Heriansyah sendiri saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester 8. Pada 2017 lalu, ia bahkan sempat dipercaya menjadi Ketua Pengelola Arboretum (KPA) Sylva Untan.

Sejauh ini, keberadaan Arboretum pun menurutnnya jadi sarana yang bagus bagi mahasiswa dalam mendukung keperluan studi dan penelitian. Khususnya mahasiswa Fahutan Untan sendiri.

Pun demikian bagi masyarakat luas. Lokasi ini, kerap dapat kunjungan dari masyarakat umum

Seperti dari sekolah, yang menjadikan area ini sarana edukasi tentang alam bagi siswa. "Termasuk juga dari rekan mahasiswa dari kampus lain, dengan maksud untuk penelitian," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved