Hindari Kerawanan Jelang Lebaran, Kapolres Sekadau Sampaikan Hal Ini
Kemudian, kata Anggon, potensi kerawanan yaitu permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik.
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi mengatakan, setidaknya ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama dalam pelaksanaan operasi ketupat 1439 H.
Empat potensi kerawanan yaitu stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Pada 2017 lalu, stabilitas harga pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan.
Baca: Safruddin Gantikan Rahmad Satria Sebagai Ketua DPRD
Baca: Hore! Libur Lebaran Pegawai Pemerintah Diperpanjang jadi 10 Hari
“Hal itu dapat diwujudkan berkat kerjasama dari semua instansi terkait. Pada tahun ini, jelasnya potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikan harga diatas harga yang ditetapkan,” ujarnya Kamis (7/6/2018).
Kemudian, kata Anggon, potensi kerawanan yaitu permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Untuk itu, kata dia,seluruh personel agar benar-benar memantau secara cermat.
Baca: Move On dari Sophia Latjuba, Mbah Mijan Sebut Ariel Noah Dekat dengan Wanita Muda, Siapa Dia?
Baca: Jangan Main-main dengan Ular, Pria Ini Nyaris Tewas Usai Digigit Kepala Ular yang Sudah Terpenggal
Selain itu, kata dia, potensi kerawanan lainnya yang harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas seperti, curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis.
“Perlu upaya antisipasi dan mewaspadai agar hal-hal tersebut tidak terjadi,” katanya.
Ancaman tindak pidana terorisme juga perlu diantisipasi. Hal ini, untuk mencegah potensi aksi terorisme.
Untuk itu, kata dia, deteksi intelijen terus ditingkatkan dengan diimbangi upaya penegakan hukum secara tegas, melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror.
Ia mengatakan, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, Mako, serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian. Memperkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan melaksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata.
“Khusus dalam mewudjukan keamanan secara umum, terus tingkatkan kerjasama dengan TNI serta stakeholder terkait lainnya,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolres-sekadau-akbp-anggon-salazar-tarmizi_20180517_100216.jpg)