Citizen Reporter

Pantau Stok Kebutuhan, Diskumdag Pontianak Buat Terobosan Untuk Distributor

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo menyatakan

Pantau Stok Kebutuhan, Diskumdag Pontianak Buat Terobosan Untuk Distributor
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana rapat TPID Kota Pontianak. 

Citizen Reporter 

Jimmy Ibrahim
Humas Pemkot Pontianak

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo menyatakan, pihaknya selaku pembina, pengawas dan pengendali stok komoditas bahan pokok yang ada di Kota Pontianak, stok bahan pokok di Kota Pontianak aman.

Bahkan, pihaknya membuat sebuah terobosan di mana agen-agen besar melaporkan secara signifikan melalui online.

"Sekarang kita punya program namanya strategi pengendalian penyumbang inflasi itu secara online. Jadi semua distributor tentu punya staf, nah dia bisa masukan data ke Diskumdag secara online. Jumlahnya yang masuk berapa, keluar berapa, stok berapa yang stay, nanti kita koneksikan dengan aplikasi Gencil serta papan informasi harga yang ada di pasar pasar tradisional," terangnya, Selasa (15/5/2018).

Baca: 3 Jenis Makanan yang Baik untuk Sahur, Perbaiki Kesehatan dengan Puasa yang Benar

Dengan demikian, masyarakat bisa melihat berapa stok yang ada di distributor secara transparan.

Kendala yang kerap dihadapi, harga-harga ditampilkan, baik itu harga beras, harga gula pasir sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), kemudian ada juga harga dari Bulog maupun harga pasaran, tetapi kadangkala tetap ada kelangkaan. Hal ini lantaran dari pihak distributor tidak menyampaikan informasi stok yang sesungguhnya.

Untuk itu, pihaknya merangkul distributor dengan bekerja sama dalam suatu Memorandum of Understanding (MoU), di mana mereka wajib menyampaikan stok secara online, baik melalui Whatsapp maupun email.

Bila mereka enggan melaporkan stok yang tersedia, maka pihaknya akan melaporkan hal itu kepada Kementerian Perdagangan dan akibatnya izin distributornya bisa dicabut.

Baca: Ceramahi Tetangga Soal Agama, Ini Pesan Terakhir Bomber di Polrestabes Surabaya

"Ini salah satu mengendalikan inflasi tadi sehingga masyarakat itu punya keyakinan keterbukaan dan transparansi informasi stok yang ada di Pontianak ini berapa sih sebetulnya. Sekarang distributor harus aktif menyampaikan data-data itu," pungkasnya

Penulis: Syahroni
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help