Operasi Pekat, Polsek Paloh Amankan Belasan Botol Arak Putih dari Warung

Kapolsek Paloh Kompol Habib Turhiba pengungkapkan, penangkapan tersebut atas laporan dari masyarakat.

Operasi Pekat, Polsek Paloh Amankan Belasan Botol Arak Putih dari Warung
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Polsek Paloh berhasil mengamankan seorang pelaku penjual minuman beralkohol (Minol) jenis arak, di sebuah warung di Dusun Peria, Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Senin (14/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Jelang bulan suci Ramadan, Polsek Paloh melaksanakan Operasi Pekat Kapuas 2018.

Polsek Paloh melakukan penindakan terhadap penjual minuman keras (Miras).

Polsek Paloh berhasil mengamankan seorang pelaku penjual minuman beralkohol (Minol) di sebuah warung di Dusun Peria, Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Senin (14/5/2018).

Kapolsek Paloh Kompol Habib Turhiba pengungkapkan, penangkapan tersebut atas laporan dari masyarakat.

"Bahwa warung tersebut ada menjual serta mengedarkan minuman beralkohol dan setelah dilakukan penyelidikan oleh Ps Panit Reskrim, Bripka Apriansyah bersama anggotanya, menemukan 1 kardus minuman beralkohol jenis arak putih," ungkapnya, Rabu (16/5/2018).

Baca: Ini Kesaksian Anak Pengebom di Polrestabes Surabaya, Polisi Peroleh Data Penting!

Ps Panit Reskrim, Bripka Apriansyah membenarkan bahwa minuman beralkohol yang diamankannya, adalah jenis arak putih, yang dikemas dalam kemasan botol air mineral berukuran 600 ml, sebanyak 15 botol.

"Disimpannya di dalam kamar warung tersebut," jelasnya.

Menurutnya, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang adanya penjualan miras jenis arak, sehingga kemudian pihaknya melakukan penyelidikan.

Setelah informasi tersebut sudah dapat dipastikan kebenarannya, pihaknya yang sedang melaksanakan Operasi Pekat Kapuas 2018, melakukan pemeriksaan atau pengecekan langsung ke warung yang dimaksud.

"Kami temukan miras jenis arak putih, kemudian pelaku berikut barang bukti dibawa dan diamankan ke Mapolsek Paloh untuk proses lebih lanjut," ungkap Bripka Apriansyah.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 2 Peraturan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas Nomor 2 tahun 2004, tentang larangan, pengawasan, penertiban, peredaran dan penjualan minuman beralkohol, juncto pasal 1 ayat (1) ke-18 Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 3 tahun 2009, tentang perubahan ketentuan pidana dalam peraturan Daerah Kabupaten Sambas.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help