Forkopimda dan Masyarakat Sambas Deklarasi Bersama Tolak Terorisme

Menyatakan dengan tegas, kami akan memerangi terorisme di wilayah Sambas

Forkopimda dan Masyarakat Sambas Deklarasi Bersama Tolak Terorisme
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Dua sepanduk yang dibentangkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bersama Forkopimda Sambas, saat deklarasi bersama persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Sambas menolak terorisme, di halaman Kantor Bupati Sambas, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ada dua sepanduk yang dibentangkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bersama Forkopimda Sambas.

Satu sepanduk bertulisan Deklarasi persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Sambas menolak terorisme dengan tulisan tagar #kamitidaktakut.

Sepanduk lainnya bertulisan, Terorisme bukan Jihad, Terorisme itu Jahat. Disertai tagar bertulisan #tolakterorisme, #lawanterorisme dan #kitasemuabersaudara.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sambas, Topitri dalam kesempatan tersebut menyuarakan bahwa FKUB menolak terorisme.

(Baca: Awal Puasa Ramadan 1439 H Mulai Kamis 17 Mei 2018, Ini Pesan Menteri Agama Lukman Hakim )

"Kami di FKUB berasal dari berbagai agama, ada yang dari agama Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu. FKUB Sambas menolak segala bentuk teror dan terorisme," ujarnya.

Mewakili Dandim 1202/ Singkawang, Danramil-09/ Paloh Mayor Inf Wagiono menambahkan, pihaknya dari TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Sambas, akan bekerjasama sengan seluruh elemen masyarakat Sambas.

(Baca: Polsek Kapuas Bekuk Tersangka Judi Bola, Ini Orangnya )

"Menyatakan dengan tegas, kami akan memerangi terorisme di wilayah Sambas," tegasnya.

Kasi Intel Kejari Sambas, Heri juga menegaskan, pihaknya dari Kejari Sambas menolak segala bentuk teror dan aksi terorisme yang terjadi di wilayah NKRI.

"Pada intinya, kami dari Kejaksaan Negeri Sambas menolak terorisme," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help