Ini Penjelasan BNPP Terhadap Pengembangan Kawasan Perbatasan Paloh-Sajingan Besar

Agus Irawan menyampaikan, arah kebijakan dan strategi pengembangan kawasan perbatasan berbasis potensi.

Ini Penjelasan BNPP Terhadap Pengembangan Kawasan Perbatasan Paloh-Sajingan Besar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Kabid Perencanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Agus Irawan saat menjadi pemateri pada Bimtek Penguatan Permodalan dalam rangka peningkatan Wirausaha Pemula Generasi Muda Pembangunan Perbatasan Negara (Gemabatas) Kabupaten Sambas di aula Hotel Pantura Jaya, Jalan Tabrani No 62 A, Sambas, Rabu (2/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabid Perencanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Agus Irawan menyampaikan, arah kebijakan dan strategi pengembangan kawasan perbatasan berbasis potensi.

"Poin ketiga dari Nawa Cita Jokowi-JK untuk rakyat Indonesia, adalah membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan," jelasnya saat Bimtek Penguatan Permodalan dalam rangka peningkatan Wirausaha Pemula Gemabatas Sambas.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menjelaskan tugas BNPP.

Yang berdasarkan Undang-undang No 43 tahun 2008 tentang Wilayah Negara, pada Pasal 15 ayat (1) menyebutkan bahwa Badan Pengelola bertugas menetapkan kebijakan program pembangunan perbatasan.

"Menetapkan rencana kebutuhan anggaran, mengkoordinasikan pelaksanaan dan melaksanakan evaluasi dan pengawasan. Kemudian pada Pasal 15 ayat (2), pelaksana teknis pembangunan dilakukan oleh instansi teknis, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," terangnya.

Baca: Hardiknas 2018 BNI Hadir untuk Anak Bangsa

Dalam paparannya, Agus menjabarkan Rencana Kerja Pemerintah 2019 sebagai penutup Kabinet Kerja. Yakni pada tahun 2015, melanjutkan reformasi bagi percepatan pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

Tahun 2016 mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat fondasi pembangunan yang berkualitas.

Kemudian tahun 2017, memacu pembangunan infrastruktur dan ekonomi, untuk meningkatkan kesempatan kerja serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antarwilayah.

Halaman
1234
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help