Amankan Belasan Bungkus Sabu, Petugas Temukan Bukti di 3 Lokasi Berbeda

Petugas gabungan Bea Cukai Kalbar dan BNN berhasil melakukan pengungkapan penggagalan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu.

Amankan Belasan Bungkus Sabu, Petugas Temukan Bukti di 3 Lokasi Berbeda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Petugas gabungan Bea Cukai Kalbar dan BNN berhasil melakukan pengungkapan penggagalan upaya penyelundupan narkotika diduga jenis sabu 

‎TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Petugas gabungan Bea Cukai Kalbar dan BNN berhasil melakukan pengungkapan penggagalan upaya penyelundupan narkotika diduga jenis sabu sebanyak 21 Kg di Landak dan Entikong

Informasi yang diperoleh di lapangan penangkapan pertama kali di Ngabang yang di temukan sebanyak 18 Kg pada Minggu (1/4) sekitar pukul 01.00 WIB di Pal IV Ngabang.

Kemudian dilakukan pengembangan dan ditemukan 3 Kg diduga narkotika jenis sabu di tempat berbeda.

2 kg dilempar ke semak-semak di sekitar wilayah Entikong dan 1 kg lagi ditemukan di semak-semak hutan sawit Ngabang.

Baca: Dorrr! Suara Tembakan 3 Kali Kagetkan Warga Pal 4 Ngabang

Untuk sementara ini dua orang yang warga Pontianak saat ini telah diamankan dan dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut.

Terkait dilakukan pengembangan adanya keterlibatan warga binaan di Lapas Pontianak.

‎Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar Rohadi Imam Santoso menuturkan saat ini dirinya belum mendapatkan laporan terkait keterlibatan satu warga binaan pemasyarakat (WBP) Lapas Pontianak kasus narkotika 21 Kg asal Malaysia.

"Saya belum dapat laporan, kebetulan lagi di jakarta mengikuti Rakernis. Nanti saya akan cek, dan di informasikan," ujarnya singkat saat dihubungi Tribun Pontianak via telepon, Senin (2/4/2018).

Baca: Seorang Pria Besuk Tahanan Narkoba, Ternyata Bawa Paket Sabu dan Berhasil Diamankan Aparat

Informasi diperoleh, BNN dan Bea Cukai berhasil menyergap dua bandar sabu jaringan internasional Rio Lamidi alias Amir (41) dan Sudirman Lapata (53) di Jalan Raya Ngabang - Pontianak Km IV Kabupaten Landak Kalbar Senin dinihari (2/4/2018).

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika sebanyak 21 kilogram sabu, 2 buah ponsel.

Berhasil digagalkan upaya penyelundupan narkotika tersebut berdasarkan informasi masyarakat dan analisa IT diketahui akan adanya transaksi narkotika jenis sabu kristal di wilayah Kabupaten Landak Kalbar yang dilakukan oleh bandar jaringan internasional bernama Rio Lamidi dan Sudirman.

Narkotika jenis sabu kristal tersebut diselundupkan dari Kuching Malaysia melalui jalur tikus di perbatasan Entikong. Selanjutnya berdasarkan keterangan pelaku diketahui bahwa yang memerintahnya dan mengendalikan adalah seseorang yang berinsial DK yakni ‎WBP narapidana di Lapas Pontianak.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help