Petugas Temukan Sarden Merk Mackerel Masih Dijual di Sintang

"Kita sudah ambil beberapa untak kita cek, dan sarden merk ini langsung ditarik dari tempat pemajangan," tambahnya.

Petugas Temukan Sarden Merk Mackerel Masih Dijual di Sintang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Petugas dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang menemukan adanya sarden merk Mackerel di salah satu toko swalayan, Kabupaten Sintang, Senin (26/3/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Media sosial beberapa waktu lalu sempat dihebohkan dengan ditemukannya cacing di dalam sarden kaleng merk Mackerel.

Informasi tersebut kemudian disikapi dengan cepat oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang.

Kadisperindakop Sintang, H Sudirman menyampaikan bahwa pihaknya telah telah turun langsung ke lapangan.

Hal ini untuk memastikan apakah sarden kaleng yang disinyalir mengandung cacing dengan merk tersebut beredar di pasaran.

"Ternyata setelah kita cek di lapangan, memang kita ketemukan Sarden yang diviralkan itu," ujarnya, Senin (26/3/2018) pagi.

Baca: Imbau Masyarakat Tak Khawatir Peredaran Sarden Mengandung Cacing

Terhadap itu, ia juga memerintahkan pemilik toko untuk tidak menjual dan memajang kembali sarden kaleng dengan merk tersebut.

"Kita sudah ambil beberapa untak kita cek, dan sarden merk ini langsung ditarik dari tempat pemajangan," tambahnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap sarden kaleng tersebut untuk menentukan mengandung cacing atau tidak.

"Untuk mengetahui itu nanti akan kita buka. Namun kita sudah mengimbau kepada pedagang untuk tidak menjual lagi," jelasnya.

Baca: Warga Sanggau Khawatir Peredaran Sarden Mengandung Cacing

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan agen untuk segera menarik sarden kaleng tersebut dari pada pedagang dan distributor.

Meskipun demikian ia memastikan bahwa sarden itu memang impor dari luar, namun secara peredaran di pasaran terbilang legal.

Penulis: Wahidin
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help