Ini Keluhan Warga Seponti Kepada Ria Norsan Dan Sutarmidji

Menurutnya perlu ada pihak ketiga yang benar-benar mengurus pupuk subsidi ini agar dapat tersalurkan kepada masyarakat

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MUHAMMAD FAUZI
Ria Norsan saat melalukan kampanye di Kayong Utara, kemarin 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Kampanye Sutarmidji dan Ria Norsan di Kabupaten Kayong Utara beberapa waktu lalu, Paslon Gubenur dan Wakil Gubenur Kalbar ini sempat menyampaikan bawha ada beberapa keluhan dari Petani, Kecamatan Seponti, Kabupatem Kayong Utara yang mengaku sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.

Diakui Ria Norsan, pupuk subsidi yang di subsidi pemerintah tetap ada, namun ada pemain pupuk yang menjual ke luar sehingga tidak sampai ketangan masyarakat yang membutuhkan.

Baca: Blusukan di Kecamatan Tumbang Titi, Sutarmidji Komit Perbaiki Jalan Provinsi Yang Rusak Parah

"Pupuk yang harga subsidi hilang, dalam arti bukan hilang sesungguhnya, tetapi hilang karena dipermainkan oleh pemain, pemain pupuk bersubsidi, tetapi kalau yang non subsidi banyak, nah ini adalah keluhan petani di seponti, "ujar Norsan.

Baca: Sutarmidji: Saya Akan Perbaiki Semua Jembatan di Kalbar Agar Pembanguan Desa Lancar

Menurutnya perlu ada pihak ketiga yang benar-benar mengurus pupuk subsidi ini agar dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar memerlukan pupuk subsidi ini.

"Ada jalan keluar untuk permasalahan itu, yaitu dengan cara mencari satu bapak asuh,yang mau mengurus tentang pupuk, tentang bibit, yang kita perukan, "tuturnya.

Baca: Kampanye Dialogis di Tumbang Titi, Sutarmidji: Saya Tahu Kebutuhan Masyarakat

Selain pupuk, Mantan Bupati Mempawah ini juga mengapresiasi pendidikan gratis 12 tahun yang sudah dijalankan Bupati Kayong Utara Hildi Hamid dan Wakilnya Idrus. ia pun berjanji akan meneruskan program pendidikan gratis.

"Kemudian program-program yang lainnya juga, seperti pendidikan, di kayong sudah gratis 12 tahun ya, mudah mudahan nanti kami juga dapat memperkuat kegiatan-kegiatan yang sudah baik, yang di jalankan oleh bupati, dan akan kami lanjutkan, "janjinya.

Untuk Kalimantan Barat, diakui Norsan, masih minim insfratruktur, sehingga diakuinya dengan APBD yang ada pembangunan insfratruktur juga sangat lambat.

"Hampir se kalimantan barat, infrastrukturnya kurang baik,karena dana untuk membangun infrastruktur itu sangat kurang, "ungkapnya.

Ia pun bersama Calon Gubenur Sutarmidji berencana akan memekarkan Kalimantan Barat menjadi tiga Provinsi, sehingga pembangunan insfratruktur dapat berjalan dengan cepat.

"Rencananya kami akan mekarkan kalimantan barat menjadi 3 provinsi, yang pertama akan di mekarkan adalah provinsi kapuas raya, yaitu kapuas hulu, sintang, melawi,sanggau, dan sekadau, dengan adanya kapuas raya ini, nanti akan fokus pembangunan. nah kemudian kita kalimantan barat masih ada sembilan, nah sembilan pun masih banyak, dan insya allah dari sembilan ini, akan kita mekarkan lagi, provinsi ketapang," tuturnya.

"Inilah program kami ke depan, infrastruktur, kesehatan, dan juga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, dan akan menjadi program kami ke depan jika terpilih, "tungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved