Pilgub Kalbar
Terkait Mobil Branding, Tim Midji-Norsan Nilai KPU Lamban Sosialiasikan
Mengenai mobil branding, ia pun tak terlalu mempermasalahkan, walaupun memang dianggapnya KPU lamban dalam mensosialisasikan hal tersebut.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Tim Kampanye Midji-Norsan, Prabasa Anantatur buka suara terkait adanya larangan kampanye ditempat ibadah maupun lembaga pendidikan serta mobil branding.
"Setuju karena aturanya sudah ada, kami di tempat ibadah hanya diundang, maka hadir tapi tentu tidak mengkampanyekan si calon untuk memilihnya," katanya, Selasa (20/3/2018).
Menurutnya, jika paslon hanya berbicara tidak menyampaikan visi misi tidaklah masalah.
"Saya rasa jika paslon hanya berbicara tidak menyampaikan visi misi tidak masalah," tuturnya.
Baca: Video Diduga Telur Palsu, Akun Facebook Jhay Magarinkg Bai Nodo Sebut di Sintang
Mengenai mobil branding, ia pun tak terlalu mempermasalahkan, walaupun memang dianggapnya KPU lamban dalam mensosialisasikan hal tersebut.
"Saya juga tidak bisa menyalahkan karena sudah begitu jauh, sudah begitu lama, seharusnya KPU mensosialisasikan secara awal," katanya.
Prabasa mengatakan, KPU tinggal menyurati secara resmi dan pihaknya yang ada mobil branding segera dicopot.
"Tinggal surati saja, sekarang belum ada peringatan dari KPU, namun jika diperingatkan kita ikuti aturan KPU, tetap ikuti aturan," tegasnya.